BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Rabu, 02 April 2014

Inflasi Semakin Rendah, Perlukah ECB Bertindak?

StrategydInflasi di kawasan zona euro semakin jauh dari target ECB, namun para pengamat belum melihat tanda-tanda bank sentral itu mau segera bertindak. Alhasil, sebagian besar dari mereka memperkirakan tidak akan ada keputusan baru dari rapat besok.
ECBData senin lalu menunjukkan inflasi tahunan hanya naik 0,5% selama Maret, di bawah prediksi 0,6%. Inflasi sudah di bawah 1% sejak Oktober dan level Maret itu merupakan yang terendah dalam empat tahun. Presiden ECB Mario Draghi mengatakan inflasi yang di bawah 1% selama enam bulan maka sudah dalam zona bahaya.
Penurunan inflasi  itu menambah desakan pada ECB untuk mengambil tindakan mencegah deflasi. Tapi masih muncul pertanyaan apakah angka itu bisa dijadikan alasan untuk mengeluarkan keputusan, mengingat tidak serendah proyeksi ECB bulan lalu dan lebih didorong oleh penurunan harga pangan dan energi, yang dianggap ECB sebagai musiman.
Sejauh ini, para pejabat belum memperlihatkan tanda-tanda bakal memangkas suku bunga atau melakukan pelonggaran lainnya. Wakil Presiden ECB Vitor Constancio kemarin mengakui saat ini periode inflasi rendah dan berpotensi bahaya pada pemulihan. Namun ia belum melihat kondisi ini bisa berubah menjadi deflasi.
Dalam rapat bulan lalu, ECB mempertahankan kebijakan meski memproyeksikan inflasi akan terus di bawah target 2% sampai 2016. Akibat langkah itu, euro langsung menanjak hingga mendekati $1,40. Sepertinya, ada pejabat yang gerah dengan level euro di sana. Makanya, mereka menyebut opsi yang perlu dilakukan bila apresiasi sudah terlalu tinggi atau ancaman deflasi semakin nyata.
Salah satunya adalah menerapkan bunga negatif dalam fasilitas simpanannya. Selain bisa mendorong perkreditan, langkah ini juga dapat melemahkan nilai tukar. Namun, ECB masih menjauhi kebijakan agresif seperti program pembelian obligasi atau quantitative easing, seperti yang dijalankan the Fed dan BOJ.

Tidak ada komentar: