BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Jumat, 04 April 2014

Jelang Data Payroll, Emas Masih Turun

Harga emas masih mengalami penurunan pada perdagangan hari ini di Asia ditengah kekhawatiran pasar menjelang data nonfarm payroll AS. Logam mulia tersebut kini sedang menuju penurunan mingguan untuk ketiga kalinya ditengah menguatnya bursa saham dan optimisme ekonomi AS.
Para investor,  yang seringkali kali melirik emas sebagai lindung nilai ditengah ketidakpastian ekonomi, kini tengah menunggu data ketengakerjaan AS yang akan dirilis malam nanti. Data tersebut akan menggambarkan sejauh mana kekuatan ekonomi AS dan dampaknya terhadap kebijakan stimulus the Fed. Jika data tersebut buruk, bisa mendorong permintaan emas sebagai safe haven. Sebaliknya, jika data tersebut menunjukkan hasil positif, maka akan mendorong spekulasi bahwa the Fed mungkin akan menaikkan suku bunganya lebih cepat dari perkiraan. Kenaikan suku bunga akan berdampak negatif bagi karena akan mengurangi permintaan emas sebagai lindung nilai inflasi.
Isu kenaikan suku bunga ini mencuat ketika dalam rapat FOMC bulan lalu, ketua the Fed, Janet Yellen, mengatakan bahwa bahwa suku bunga kemungkinan akan naik pada semester 1 2015.
Dari sisi teknikal, harga emas masih bergerak di bawah MA 200, mengidikasikan bahwa trend keselruhan masih bearish. Saat ini harga terlihat akan menguji area support di kisaran $1.265  – $1.277. Jika ditembus, akan membuka potensi penurunan menuju kisaran $1.250. Namun, jika support bertahan ada potensi rebound untuk menguji resistance di $1.298. Trend bearsih jangka pendek akan berakhir jika resistance tersebut ditembus.

Rekomendasi

Gold

Tidak ada komentar: