BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Jumat, 14 November 2014

Euro Rentan Jelang Data PDB

Euro berhasil rebound kemarin naum posisinya rentan menjelang data PDB blok mata uang itu, yang ditakutkan akan menunjukkan kontraksi. Sedangkan dollar masih stabil dekat level tertinggi sejak 2010, belum tergoyahkan di tengah keunggulan ekonomi dan prospek kebijakan moneter AS.

Euro rebound di tengah kekhawatiran mengenai prospek ekonomi ke depan. Menurut hasil survei yang dilakukan oleh ECB, 61 ekonom memangkas proyeksi pertumbuhan dan inflasi zona euro, dengan menyebut krisis Ukraina dan harga minyak sebagai penyebab. Mereka memperkirakan PDB kawasan itu hanya tumbuh 1,2% tahun depan, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya 1,5%. Proyeksi inflasi juga diturunken menjadi ,10% dari 1,4%.

Penguatan euro kemarin lebih bersifat teknikal, bukan didorong oleh faktor fundamental tertentu. Alhasil, posisinya masih rentan akan tekanan, apalagi dengan prospek ekonomi zona euro yang memprihatinkan.

Pasar sedang menunggu data PDB zona euro kuartal ketiga, yang diperkirakan hanya tumbuh 0,1%. Tapi ada spekulasi bakal menunjukkan kontraksi.

PDB yang buruk tentunya bisa memperkuat ekspektasi bahwa ECB harus meluncurkan Quantitative Easing (QE), situasi yang bisa menghujam euro. Euro diperdagangkan di $1,2450, masih dekat level terendah dalam 25, tahun $1,2356 yang dicatat minggu lalu. Bila level itu ditembus, ada potensi euro menuju $1,2300.

Beralih ke dollar, posisinya stabil hari ini dekat level tertinggi dalam empat tahun meski data klaim pengangguran tidak sesuai harapan. Data dari Departemen Tenaga Kerja AS semalam menunjukkan initial jobless claims naik 12000 menjadi 290.000 minggu lalu. Kenaikan itu di atas prediksi 4000 tapi jumlah klaim masih di bawah 300.000.

Sebenarnya, data ini tidaklah terlalu buruk, tapi karena posisi dollar yang sudah tinggi, pasar membutuhkan alasan kuat baru untuk mendorongnya lebih lanjut. Tren dollar jangka panjang memang masih bullish, tapi perlu diwaspadai penyesuaian posisi dalam waktu dekat. Pergerakan dollar nanti malam akan dipengaruhi oleh data penjualan ritel dan sentimen konsumen AS. Penjualan ritel diperkirakan hanya naik 0,2% di Oktober, sedangkan indeks sentimen konsumen naik ke 87,5 dari 86,9.

Indeks dollar stabil di 88 hari ini, dekat level 88,28 yang dicapai minggu lalu. Sedangkan yen tertekan ke level terendah dalam tujuh tahun di tengah spekulasi Perdana Menteri Shinzo Abe akan menggelar pemilu bulan depan. Dollar menguat 0,1% ke 116,00 dengan sempat menyentuh 116,20. Peluang terbuka untuk bisa menuju 117. Atas franc, dollar diperdagangkan di 0,9650 setelah melemah 0,2% kemarin.

Rekomendasi
 
EUR-USD
EUR SIGNAL 14-11-14

USD-JPY
JPY SIGNAL 14-11-14

GBP-USD
GBP SIGNAL 14-11-14

USD-CHF
CHF SIGNAL 14-11-14

AUD-USD
AUD SIGNAL 14-11-14

Tidak ada komentar: