BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Senin, 21 April 2014

Emas Jatuh, Isu Ukraina Tak Pengaruh

Emas melanjutkan kejatuhannya hari ini setelah anjlok minggu lalu karena data ekonomi AS yang menegaskan pemulihan. Selain itu, banyak hedge fund mengurangi posisi bullish-nya dalam emas. Emas turun meski terjadi eskalasi ketegangan di Ukraina.
Sempat meraih level $1328 pertengahan minggu lalu, emas akhirnya jatuh lagi setelah penguatan saham AS yang didukung oleh data ekonomi. Jumlah orang uang mengajukan tunjangan pengangguran turun ke level terendah dalam tujuh tahun dan penjualan ritel membaik setelah lesu karena cuaca dingin ekstrim. Apalagi ketegangan di Ukraina mereda setelah Rusia, Ukraina, beserta AS dan Uni Eropa mencapai kesepakatan untuk meredakan ketegangan di wilayah timur Ukraina.
Memang terjadi ketegangan lagi, setelah separatis pro-Rusia di kota Slaviansk mengatakan tiga anggotanya tewas, menurut laporan karena ditembak oleh grup ultra nasionalis Ukraina. Namun hal itu ternyata tidak berhasil mendongkrak harga. Hal ini mengindikasikan pasar sedang mengabaikan isu Ukraina, yang selama ini mengangkat pamor logam mulia itu sebagai safe haven.
Melihat perbaikan ekonomi AS yang mengindikasikan normalisasi kebijakan moneter the Fed, banyak hedge fund yang mengurangi posisi. Posisi net buy emas jatuh 8,5% ke 90.137 kontrak minggu lalu, level terendah sejak Februari, menurut laporan CFTC. Di sisi lain posisi sell naik 15%.
Faktor lain yang menekan harga emas sejak minggu lalu adalah laporan dari Dewan Emas China bahwa perusahaan China menggunakan 1000 ton emas untuk menjamin pembiayaan. Ini berarti permintaan fisik di China bukanlah untuk konsumsi.
Posisi harga saat ini ada di $1286,34, atau melemah 0,4% dari akhir perdagangan minggu lalu. Emas sedang menuju support $1280, bearish continuation terbentuk bila jatuh ke bawah level itu. Target selanjutnya adalah $1270-1265.

Rekomendasi
XAU 21-04-14
XAU SIGNAL 21-04-14

Tidak ada komentar: