Bursa saham Amerika alami penurunan pada hari Kamis
kemarin, akibat para pelaku pasar cenderung lakukan profit taking guna
antisipasi terhadap data tenaga kerja yang akan dirilis pada hari Jum’at
ini. Sektor bioteknologi yang sebelumnya cenderung turun, pada hari
Kamis kemarin peroleh momentum yang sangat baik untuk alami penurunan,
sehingga membuat Nasdaq alami penurunan yang cukup besar.
Dow
ditutup dengan hanya alami penurunan satu fraksi poin, dimana posisi
tersebut hanya berjarak kurang dari 4 poin dari rekor harga penutupan
tertinggi pada 16.576,66 yang terjadi pada 31 Desember silam. Pada hari
Kamis kemarin Dow sempat alami kenaikan mencapai rekor harga pergerakan
tertinggi harian.
Pasar alami outperform pada sektor teknologi, sedangkan sektor bioteknologi justru berlaku sebaliknya, yang alami penurunan sejak bulan Maret setelah sempat alami kenaikan yang cukup besar. Dua minggu yang lalu, sektor bioteknologi sempat alami penurunan harian terbesanya sejak tahun 2011.
Nasdaq bioteknologi indek (.NBI) turun 2,7 persen.
Saham-saham yang memiliki momentum pergerakan yang cukup besar pada hari Kamis kemarin diantaranya adalah Tesla Motors (TSLA.O), perusahaan produsen kendaraan listrik tersebut harga sahamnya alami penurunan sebesar 2,1 persen menjadi $225,40 dan Netflix Inc (NFLX.O), perusahaan rental film online tersebut alami penurunan harga saham sebesar 23 persen menjadi $354,69. Facebook (FB.O) sahamnya alami penurunan sebesar 5,2 persen menjadi ditutup pada $59,49.
Para pelaku pasar sebagian besar berusaha untuk menghindari adanya resiko yang cukup besar menjelang dirilisnya data tenaga kerja bulanan pada hari Jum’at ini, yaitu non-farm payrolls. Diperkirakan untuk periode Maret penyerapan tenaga kerja akan tunjukkan angka 200.000 orang, berdasarkan hasil pooling Reuters.
Dow Jone industrial average (.DJI) alami penurunan sebesar 0,45 poin dan ditutup pada 16.572,55 setelah sempat sentuh level tertinggi pergerakan harian pada 16.604,15.
S&P 400 (.SPX) alami penurunan sebesar 2,13 poin atau 0,11 persen menjadi ditutup pada 1.888,77. Indek ini juga sempat sentuh level tertinggi pergerakan harian pada 1.893,80. Nasdaq Composite (.IXIC) alami penurunan sebesar 38,716 poin atau sebesar 0,91 persen menjadi ditutup pada 4.237,80.
Pasar alami outperform pada sektor teknologi, sedangkan sektor bioteknologi justru berlaku sebaliknya, yang alami penurunan sejak bulan Maret setelah sempat alami kenaikan yang cukup besar. Dua minggu yang lalu, sektor bioteknologi sempat alami penurunan harian terbesanya sejak tahun 2011.
Nasdaq bioteknologi indek (.NBI) turun 2,7 persen.
Saham-saham yang memiliki momentum pergerakan yang cukup besar pada hari Kamis kemarin diantaranya adalah Tesla Motors (TSLA.O), perusahaan produsen kendaraan listrik tersebut harga sahamnya alami penurunan sebesar 2,1 persen menjadi $225,40 dan Netflix Inc (NFLX.O), perusahaan rental film online tersebut alami penurunan harga saham sebesar 23 persen menjadi $354,69. Facebook (FB.O) sahamnya alami penurunan sebesar 5,2 persen menjadi ditutup pada $59,49.
Para pelaku pasar sebagian besar berusaha untuk menghindari adanya resiko yang cukup besar menjelang dirilisnya data tenaga kerja bulanan pada hari Jum’at ini, yaitu non-farm payrolls. Diperkirakan untuk periode Maret penyerapan tenaga kerja akan tunjukkan angka 200.000 orang, berdasarkan hasil pooling Reuters.
Dow Jone industrial average (.DJI) alami penurunan sebesar 0,45 poin dan ditutup pada 16.572,55 setelah sempat sentuh level tertinggi pergerakan harian pada 16.604,15.
S&P 400 (.SPX) alami penurunan sebesar 2,13 poin atau 0,11 persen menjadi ditutup pada 1.888,77. Indek ini juga sempat sentuh level tertinggi pergerakan harian pada 1.893,80. Nasdaq Composite (.IXIC) alami penurunan sebesar 38,716 poin atau sebesar 0,91 persen menjadi ditutup pada 4.237,80.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar