BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Selasa, 12 Agustus 2014

Asia Menguat Terbatas Di Tengah Minimnya Katalis

South Korea MarketSaham Asia masih menguat hari ini, mengikuti laju Wall Street seiring surutnya ketegangan geopolitik di Ukraina dan Timur Tengah. Namun minimnya berita ekonomi membuat pergerakan saham masih terbatas. 

Indeks Nikkei menguat 0,25%. Indeks Kospi menanjak 0,27%. Indeks Singapura STI menguat 0,2%. Tapi indeks Hang Seng melemah 0,3%. Wall Street masih berakhir di jalur hijau, dengan indeks Dow Jones menguat 0,1% dan indeks S&P 500 naik 0,28%. Saham AS mencatat penguatan kedua sesi berturut-turut di tengah volume rendah karena investor belum yakin benar dengan meredanya isu geopolitik. Mereka menganggap situasi masih labil, bisa mencuat lagi sewaktu-waktu.

Kemarin Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan berkoordinasi dengan Palang Merah Internasional untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Ukraina. Di Timur Tengah, Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata selama 72 jam. Presiden Obama mengatakan Irak harus membentuk pemerintahan baru yang mengakomodir semua kalangan.

Pada dasarnya saham global sudah mencapai valuasi yang tinggi, terutama di AS, di mana indeks utama sudah mencetak rekor beberapa kali sepanjang tahun ini.  Memang, seiring pemulihan ekonomi dunia, prospek saham tetap bullish. Namun koreksi tak terelakkan suatu saat. Untuk saat ini, karena belum ada berita yang mengguncangkan, pergerakan saham lebih cenderung konsolidatif.

Tidak ada komentar: