BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Rabu, 12 November 2014

Saham Asia Naik Tipis, Nikkei Reli

Saham Asia masih menapaki zona hijau hari ini, tapi masih tipis setelah Wall Street berakhir flat. Tapi saham Jepang berhasil melanjutkan relinya.
TSE 8
Di Jepang, indeks Nikkei reli 1,31%, menyentuh level tertinggi dalam 7 tahun menyusul pelemahan yen dan ekspektasi Perdana Menteri Shinzo Abe bakal menunda kenaikan pajak penjualan kedua. Surat jabar Sankei, mengutip pejabat anonim, mengatakan Abe akan menunda kenaikan pajak penjualan kedua sampai 1,5 tahun. Spekulasi ini menghujam yen ke level terendah dalam 7 tahun, memberi dorongan ekstra ke indeks.

Tapi saham Asia lainnya hanya naik tipis setelah Wall Street yang hampir flat dalam perdagangan yang sepi.

Indeks Kospi menguat 0,26%, didukung oleh pelemahan won. Di Singapura, indeks STI masih flat. Indeks Australia ALL Ordinaries melemah 0,52%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng mengaut 0,2%.

Wall Street berakhir flat, dengan indeks Dow Jones dan S&P naik di bawah 0,1%. Tapi kedua indeks berhasil mencetak rekor baru. Dengan ini, berarti sudah lima sesi berturut-turut kedua indeks mencetak rekor. Beberapa analis melihat kenaikan sudah cukup tinggi dalam waktu yang cepat, membuat pergerakan sudah mentok.

Pada dasarnya, valuasi saham dunia sudah cukup tinggi, seperti disebutkan, indeks utama AS sudah mencetak rekor beberapa kali. Di Asia, indeks Nikkei meraih level tertinggi dalam 7 tahun dan indeks Hang Seng tertinggi dalam 2 tahun. Alhasil, perlu diwaspadai potensi koreksi, atau minimal pergerakan konsolidasi.

Tidak ada komentar: