BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Kamis, 05 Desember 2013

Laba Goldcorp Inc Terus Turun Seiring Jatuhnya Harga Emas

Goldcorp Inc’s (NYSE;GG) laba kuartal ketiga tahun ini jauh dari ekspektasi, berbeda jauh dengan kuartal yang sama tahun lalu, seiring dengan jatuhnya harga emas dunia, harga rata-rata harga emas telah jatuh 21% tahun ini.
The Vancouver, British Columbia-based gold miner, salah satu yang terbesar di dunia, mengatakan bahwa pihaknya hanya memperoleh $ 5.000.000 di kuartal terakhir, atau impas, turun dari keuntungan sebesar $ 498.000.000, atau $0,61 per saham, kuartal yang sama ditahun sebelumnya.
Dikuartal ketiga ini mendapat $0,23 per saham, lebih baik dari perkiraan para analis yang hanya $0,20 per saham (yang disurvei oleh Thomson Reuters), Laba disesuaikan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar $0,54 per saham. Pendapatan turun sampai $ 929 juta dari $ 1,28 miliar di kuartal yang sama tahun sebelumnya, dan ekspektasi analis yang disurvei Thomson Reuters berkisar $ 1,11 miliar.
GoldcorpLogo
Produksi emas naik menjadi 637.100 ons dari 592.500 ons, sedangkan penjualan emas naik menjadi 652.100 ons dari 617.800 ons. Namun, the company’s average realized price untuk emas jatuh ke harga $ 1.339 per ons dari $ 1.685 ditahun sebelumnya, biaya operasional melonjak menjadi $ 992 per ounce dari $ 801.
Perusahaan, membukukan kerugian besar hampir $ 2 miliar di kuartal terakhir tahun ini karena penurunan biaya yang terkait dengan tambang di Penasquito, Meksiko, juga mengatakan telah menghentikan eksplorasi dan menangguhkan beberapa kegiatan pembangunan proyek eksplorasi yang sedang berjalan di Cerro Negro, Argentina dan mendatangkan masalah baru yaitu isu-isu perburuhan dan tantangan lainnya. Dalam pergerakan saham Goldcorp Inc (NYSE;GG) secara fundamental dan teknikalnya sangat bergantung pada naik turunnya harga emas dunia, sejak September 2012 harga emas dunia jatuh dari harga $1795 per ons menjadi $1240 pada sesi perdagangan Asia hari ini dan sempat menyentuh harga $1211 di sesi perdagangan Rabu kemarin. Dan sangatlah wajar apabila penurunan harga emas yang sudah berlangsung setahun belakang ini membuat tekanan yang luar biasa terhadap saham Goldcorp Inc. Untuk nilai sahamnya juga mengalami penurunan sejak Oktober tahun 2012 dari harga $47,41 sampai ke tingkat harga $ 21,47 di penutupan perdagangan Rabu kemarin. Saham perusahaan ini sudah sangat oversold dan apabila di awal tahun depan ada pergerakan koreksi pada harga emas maka ada kemungkinan para investor sedikit lega akan laba di kuartal keempat nanti. Area Beli di harga $20,00 sampai $21,00 dengan stoploss di area $18,00.

ECB Baru Bertindak Lagi Tahun Depan?

Bagi yang berharap ada hadian Natal lebih awal dari ECB mungkin akan kecewa. Setelah pemangkasan suku bunga bulan lalu, para pengamat  melihat ECB belum punya alasan untuk bertindak lagi.
Mario DraghiKenaikan inflasi menjadi 0,9% di Nopember dari 0,7% di Oktober, mengurangi peluang ECB akan melonggarkan kebijakannya lagi di akhir tahun ini. ECB diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya di 0,25% hari ini, setelah memangkasnya dari 0,50% bulan lalu. Meski diperkirakan tidak mengumumkan keputusan baru, nada sang presiden Mario Draghi, dalam jumpa persnya nanti, kemungkinan tetap dovish.
Proyeksi ekonomi terbaru yang akan diumumkan nanti diperkirakan akan menunjukkan inflasi zona euro tetap di bawah target 2% sampai 2015, menambah tekanan ke ECB untuk bersiap mengambil tindakan di tahun depan. Dalam konferensi pers, Draghi akan mengumumkan proyeksi ekonomi dan inflasi terbaru untuk 2014 dan 2015. Satu hal yang penting dalam arah kebijakan yang diambil ECB, tegrantung dengan apa yang diproyeksikannya pada 2015 nanti.
Estimasi teranyar itu dapat memberi masukan ke pasar akan pandangan ECB soal inflasi dalam jangka menengah. Bila proyeksi itu memperlihatkan inflasi masih di bawah target, para analis memperkirakan 1,3-1,4%, bisa memperkuat ekspektasi ECB akan bertindak lagi awal tahun depan. Dalam jumpa pers nanti, Draghi kemungkinan akan menyebutkan beberapa opsi yang bisa diambil apabila inflasi di bawah target.
Di saat pemerintah lambat dalam menangani krisis di zona euro, ECB memainkan peran penting mencegah blok mata uang itu pecah. Tapi kini mendapat tentangan dari Jerman agar tidak melonggarkan kebijakannya lagi. Bagi Jerman kebijakan bunga rendah di kawasan menggerus nilai simpanan.

Data AS Tak Banyak Bantu Dollar

Meski data ekonomi AS mengesankan, ternyata tidak memberi dorongan berarti ke dollar, yang masih terjebak dalam range yang sama minggu ini. Sedangkan euro stabil menjelang hasil rapat reguler ECB.
Sebenarnya, dollar sempat reli berkat data ketenagakerjaan swasta dan perumahan AS. Tapi diterjang profit taking yang terjadi karena investor ingin menunggu data payroll. ADP Employment Change semalam menunjukkan angka yang fantastis. Data itu menunjukkan lapangan kerja sektor swasta tumbuh 215.000 selama Nopember, lebih tinggi dari prediksi 170.000. Apalagi angka Oktober direvisi menjadi 184.000 dari 130.000. Data lainnya menunjukkan penjualan rumah baru melonjak 25% selama Oktober. Tapi data itu ternyata belum menggugah keyakinan investor baha data payroll juga akan bagus nantinya.
Biro Statistik AS akan mengumumkan data payroll Nopember besok dan munculnya ketidakpastian soal data itu menimbulkan tekanan yang menggerus penguatan dollar. Minggu lalu, sempat muncul berita Kongres mengendus adanya manipulasi pada data payroll Oktober. Angka payroll dapat mempengaruhi persepsi pasar mengenai prospek kebijakan the Fed. Untuk nanti malam, ada data PDB AS kuartal ketiga dan initial jobless claims. Menurut proyeksi, data PDB AS periode itu kemungkinan direvisi naik menjadi 3,0% dari 2,8%.
Aksi ambil untung menghapus penguatan dollar karena investor belum yakin sebelum data payroll diumumkan.  Karena aksi tersebut, dollar gagal lagi keluar dari range-nya. Indeks dollar masih flat di 80,66 setelah menyentuh high 80,95 kemarin. Indeks itu gagal lagi menembus Moving Average 100-nya, yang membuatnya masih terjebak dalam range 80,40 dan 81,15. Terhadap yen, dollar memasuki koreksi hari ketiga dari level tertinggi dalam tujuh bulan. Posisinya kini di 102,34 dengan support masih di 101,50 dan resistance di 103,15. Atas franc, dollar diperdagangkan di 0,9024 setelah melemah 0,4%, support kini di 0,9000.
Sementara itu, euro diperdagangkan di $1,3582 menjelang rapat reguler ECB. Suku bunga diperkirakan tetap 0,25% tapi pasar menunggu adanya kemungkinan ECB menyinggung soal kebijakan lain seperti bunga negative atau LTRO. Range pergerakan masih sama, $1,3500 dan $1,3620. Even itu mungkin bisa membuat euro menembus salah satunya. Sterling diperdagangkan di $1,6374 menjelang hasil rapat BOE. Dalam kondisi overbought, diperlukan katalis yang kuat agar sterling bisa menembus resistance-nya.
Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 05-12-13
USD-JPY
JPY SIGNAL 05-12-13
GBP-USD
GBP SIGNAL 05-12-13
USD-CHF
CHF SIGNAL 05-12-13
AUD-USD
AUD SIGNAL 05-12-13

Fed: Pertumbuhan Ekonomi Amerika Saat “Shutdown” Moderat

Berdasarkan Federal Reserve survei yang dilaporkan pada hari Rabu kemarin ditemukan kesimpulan bahwa kondisi ekonomi Amerika saat pemerintahan Amerika alami shutdown selama 16 hari alami pertumbuhan stabil pada tingkat moderat di sejumlah wilayah dari periode Oktober hingga akhir November.
The FedFed menyatakan sebanyak tujuh dari 12 wilayah distrik Fed tunjukkan pertumbuhan ekonomi moderate. Empat wilayah yaitu Philadelphia, Chicago, Kansas City dan San Francisco alami pertumbuhan modest. Sedangkan Boston dilaporkan bahwa wilayah tersebut masih terus lanjutkan ekspansi ekonominya.
Manufaktur alami penguatan disebagian wilayah distrik Fed, yang terbantu oleh tingginya produksi mobil, truk dan produk-produk teknologi tinggi. Jumlah belanja konsumen juga alami peningkatan belanja di sebagian besar wilayah, perusahaan retail di harapkan akan mampu mendongkrak konsumsi masyarakat disaat liburan. Jumlah penyerapan tenaga kerja alami peningkatan di lima distrik, sedangkan tujuh lainnya alami sedikit perubahan.
Beige Book survey, dikenal juga sebagai laporan bisnis berbentuk anekdot.
Sebagian besar ekonom yakin bahwa Fed belum akan lakukan perubahan apapun terhadap kebijakan tingkat suku bunganya pada pertemuaan Fed yang akan di lakukan 17-18 Desember mendatang. Dan para ekonom tersebut juga sangat yakin Fed belum akan tarik stimulus pembelian surat hutang senilai $85 milliar per bulan.
Tetapi walaupun demikian, sebagian besar analis saat ini berpikir bahwa jika data non-farm payrolls yang rilis hari Jum’at ini tunjukkan hasil yang sangat positip, maka tidak tertutup kemungkinan bank sentral akan tarik dana stimulusnya pada bulan Desember ini.
Pada pertengahan tahun ini, yaitu pada bulan Juni, Fed Chairman Ben Bernanke menyatakan bahwa Fed kemungkinan besar hanya akan kurangi alokasi dana stimulus pada akhir tahun ini, dengan syarat kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja terus alami peningkatan. Dan berdasarkan hasil dari FOMC minutes dari pertemuan bulan Oktober para penentu kebijakan Fed perkirakan bahwa pasar tenaga kerja akan alami peningkatan, yang akan menjadi jaminan penting bagi Fed untuk mulai kurangi alokasi dana stimulusnya.
Penyerapan tenaga kerja terus alami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Penyerapan tanaga kerja Amerika saat ini memiliki rata-rata sebanyak 202.000 orang per bulan dengan periode penghitungan Agustus sampai dengan Oktober, alami kenaikan di bandingkan rata-rata sebesar 146.000 orang untuk periode Mei sampai dengan Juni.
Pada saat yang sama ekonomi Amerika juga alami pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi Amerika untuk periode Juli sampai dengan September adalah 2,8 persen. Tetapi untuk kuartal terakhir tahun ini para analis perkirakan pertumbuhan ekonomi akan melambat menjadi di kisaran 2 persen.

RBS dan S&P Menerima Tuntutan Dari Investor CPDO di Eropa Akibat Kerugian yang Mereka Alami

Royal Bank of Scotland Group Plc (RBS) dan Standard & Poor menerima tuntutan hukum dari 16 investor dari Belanda akibat produk derivatif yang mereka jual kepada para investor tersebut alami penurunan hingga sebesar 90 persen disaat krisis finansial terjadi.
S&PProduk derivatif yang alami kerugian besar tersebut di jual oleh ABN Amro yang merupakan anak usaha dari RBS dan diberikan rating AAA oleh McGraw Hill Financial Inc S&P. Informasi tersebut disampaikan oleh Bentham IMF Ltd, perusahaan yang mendanai kasus tuntutan tersebut. Para investor yang alami kerugian tersebut ajukan permintaan ganti rugi senilai $250 juta.
CPDO di buat dan di jual oleh ABN AMro sebagai produk derivatif investasi kredit pada tahun 2006 silam. Produk investasi tersebut alami penurunan valuasinya secara besar-besaran setelah Lehman Brother Holdings Inc alami kebangkrutan pada tahun 2008. Dengan kondisi tersebut maka perusahaan investasi dan perusahaan rating terkait penerbitan produk investasi tersebut menuai sejumlah tuntutan dari para investornya.

Kegalauan Regional Akan Tapering

Nikkei
       Indeks Nikkei catat penurunan harian terbesarnya dalam enam pekan terakhir kemarin, setelah sehari sebelumnya catat penutupan tertinggi dalam enam tahun. Investor melakukan aksi ambil untung jelang data ketenagakerjaan AS pekan ini. Tekanan indeks juga disebabkan dari penguatan yen, setelah sebelumnya terhadap dolar sempat melemah dalam enam bulan, sedangkan empat tahun terhadap euro. Indeks Nikkei ditutup jatuh 341,72 poin, atau 2,17%, ke posisi 15.407,94.
Indeks Nikkei mengalami tekanan cukup tajam pagi ini menyusul jatuhnya saham AS dan juga penguatan yen terhadap dolar serta euro. Faktor ini menjadi momentum investor untuk merilis keuntungannya. Sentimen kembali jatuh karena lebih banyak kecemasan akan pengurangan stimulus the Fed karena pertimbangkan data ekonomi AS yang membaik.
Rekomendasi
NKI 05-12-13
NKI SIGNAL 05-12-13
Kospi
       Indeks Kospi belum lepas dari tekanan kemarin, dimana indeks berakhir ke level terendahnya hampir dalam tiga pekan dengan berada di bawah level psikologi 2.000. Aksi jual asing dikarenakan kecemasan akan dimulainya pengurangan stimulus Federal Reserve dari perkiraan sebelumya. Saham otomotif Hyundai Motor Co jatuh 2,5%.  Indeks Kospi ditutup jatuh 22,56 poin, atau 1,12%, ke posisi 1.986,80, terendah sejak 14 Nopember lalu
Indeks Kospi terancam akan melanjutkan penurunannya hari ini menyusul sentimen negatif dari AS karena meningkatnya spekulasi bahwa the Fed akan segera menarik stimulusnya. Saham-saham di AS mengalami penurunan karena pertimbangan data ekonomi AS yang secara umum kuat, ditambah jelang data penting ketenagakerjaan.
Rekomendasi
KSI 05-12-13
KSI SIGNAL 05-12-13
Hang Seng
       Indeks Hang Seng jatuh kemarin, dimana investor tidak mau banyak berisiko di tengah spekulasi prospek kebijakan stimulus the Fed.Tapi kerugian indeks dapat dibatasi karena penguatan Shanghai karena investor menyambut baik atas laporan media setempat bahwa Beijing akan melakukan reformasi liberalisasi keuangan di zona perdagangan bebas Shanghai (FTZ) akan mulai dilaksanakan dalam waktu tiga bulan mendatang. Indeks Hang Seng ditutup turun 181,77 poin, atau 0,76%, ke posisi 23.728,70.
Indeks Hang Seng akan mengalami tekanan hari ini karena jatuhnya saham AS semalam akibat profit taking investor karena kegalauan tapering. Ditambah ketidakpastian terkait rencana the Fed untuk mulai kurangi alokasi stimulusnya menjadi alasan utama dari penurunan belakangan ini.
Rekomendasi
HSI 05-12-13
HSI SIGNAL 05-12-13

Bottom Fishing IHSG Di Kisaran 4.100-4.150

Ditengah kekhawatiran dan signal bearish yang muncul pada bursa Asia pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones Industrial semalam ‘hanya’ membukukan koreksi 24,85 poin (-0,16 persen) dan ditutup pada level 15.889,77.  Meski koreksi tipis tersebut sentimennya sebenarnya tidak terlalu negatif, tapi bursa di kawasan Asia pagi ini masih terus meluncur turun, melanjutkan koreksi yang terjadi kemarin.  Strait Times Indeks masih running dengan koreksi sebesar 0,77 persen, sedangkan indeks Hang Seng masih terkoreksi sebesar 0,4 persen. Kekhawatiran atas tapering awal di bulan Desember ini, masih memberikan sentimen negatif pada bursa di kawasan Asia.
Kemarin, IHSG ditutup dengan signal negatif setelah kisaran suport gap di 4256-4265 gagal menahan penurunan IHSG.  Melihat trend yang ada, kisaran suport di 4191 – 4225 kembali akan menjadi suport pertama untuk hari ini.  Kisaran gap di 4256-4265 kemarin akan menjadi resisten untuk hari ini.
Sentimen regional yang memburuk, telah membantai trend naik jangka pendek IHSG yang baru berjalan beberapa hari.  Jika suport di 4191 gagal bertahan, posisi spekulatif untuk bottom fishing bisa dilakukan ketika IHSG berada di kisaran 4100-4150.
Global Outlook
Saham Asia belum banyak bergerak hari ini, di tengah kembimbangan investor menyusul pelemahan di Wall Street karena data ekonomi AS yang bagus justru menimbulkan kembali isu taper.
Indeks MSCI Asia Pasifik masih flat, setelah mengalami kejatuhan terbesar dalam dua bulan kemarin. Indeks Nikkei melemah 0,3% di tengah penguatan yen. Indeks Kospi masih flat dan indeks Australia turun 0,4%.
Kondisi ini datang setelah data ADP Employment Change semalam menunjukkan angka yang fantastis. Data itu menunjukkan lapangan kerja sektor swasta tumbuh 215.000 selama Nopember, lebih tinggi dari prediksi 170.000. Data ini menimbulkan pemikiran angka payroll Jumat nanti juga akan besar. Data lainnya menunjukkan penjualan rumah baru melonjak 25% selama Oktober.
Tapi, kedua data itu tidak menimbulkan eforia di pasar. Wall Street justru mengalami penurunan, dengan indeks Dow Jones melemah 0,2%. Ada spekulasi pertumbuhan lapangan kerja yang terus tinggi bisa semakin mendekatkan the Fed untuk melakukan pengurangan stimulus. Selain itu, valuasi saham sudah mencapai level yang tinggi, dengan indeks S&P 500 sudah melonjak 26% tahun ini, terbesar sejak 2003, ke rekor tertingginya. Lagipula, tinggal 20 hari lagi perdagangan untuk tahun ini,  banyak pelaku pasar yang ingin tutup buku.
Untuk malam nanti, ada data PDB AS dan initial jobless claims. Sebelum itu, ECB dan BOE akan mengumumkan keputusan rapat. Kedua bank sentral diperkirakan mempertahankan rate-nya, tapi pasar mencermati pernyataan pasca rapat itu.
Review IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami pelemahan setelah dilanda isu taper. Pada penutupan perdagangan Rabu (04/12/2013) IHSG melemah 47,46 poin (1,11%)  menjadi 4.241,30.
Pelemahan terjadi setelah bursa regional berjatuhan menyusul kekahwatiran taper the Fed. Kejatuhan bursa regional kemudian menyeret bursa domestik ke zona merah. Isu taper muncul setelah positifnya data AS. Pasar khawatir jika data-data terus membaik, maka taper akan dilakukan lebih cepat dari perkiraan ketika the Fed menggelar rapat regularnya pada 17 – 18 Desember mendatang.
Sebanyak tujuh sektor menghijau. Tiga sektor dengan penurunan terdalam antara lain sektor keuangan turun 1,67%, sektor industri dasar 1,46%, dan sektor aneka industri turun 1,53%.
Saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers adalah; PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Global Mediacom Tbk (BMTR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Indofood Sukses Tbk (ICBP).
Sedangkan yang masuk top gainers adalah; PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Indo Tambangraya Tbk (ITMG) dan PT London Sumatera Tbk (LSIP).
Ulasan Teknikal
IHSG
IHSG 05 des
Candlestick bearish, IHSG juga sudah bergerak di bawah support 4.256 (gap), pertanda trend jangka pendek IHSG kembali bearish. Hal ini kemudian dipertgegas oleh pergerakan MA 10 yang bergerak downtrend. Indikator RSI juga terlihat negatif. Untuk itu, potensi penurunan ISG masih berlanjut, untuk menguji kisaran support di 4.202. Sedangkan sinyal positif akan didapat jika IHSG mampu bergerak di atas resistance di 4.265 – 4.284. untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.202 – 4.265.
.
R3    4,285
R2    4,276
R1    4,259
Pivot    4,250
S1    4,233
S2    4,224
S3    4,206
Stock Pick
ADRO
ADRO 05 des
Harga bergerak di atas MA 10, pertanda trend jangka pendek kembali bullish. Indikator stochastic mulai golden cross, turut mendukung adanya kenaikan lanjutan, begitu pula dengan candlestick yang membentuk bullish engulfing. Untuk itu, potensi penguatan ADRO masih bisa terjadi, untuk menguji kembali resistance di 1.240.
Rekomendasi     : Trading buy, stop loss 1.130, target 1.220
Support                  : 1.130, 1.090
Resistance            : 1.230, 1.330
BUMI
BUMI 05 des
Trend Bearish, namun sinyal rebound mulai muncul setelah harga mampu bertahan di atas support 285. Candlestick bullish engulfing, sementara indikator stochastic mulai terlihat golden cross. Untuk itu, potensi rebound masih terbuka untuk menguji resistance di 335.
Rekomendasi     : Sell on strength
Support                  : 300, 285
Resistance            : 335, 375
Rekomendasi
Stock Screener
SS 05 des

Yuan, Mata Uang Terpopuler Kedua Dunia

Yuan berhasil menggeser euro menjadi mata uang paling banyak digunakan kedua dalam perdagangan internasional setelah dollar, menurut laporan Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT).
YuanPorsi penggunaan mata uang China itu dalam perdagangan keuangan, seperti Letter of Credit and Collection (L/C), naik menjadi 8,7% selama Oktober, dari 1,9% di Januari 2012, menurut data dari lembaga tersebut. Dengan itu, yuan kini menduduki ranking kedua di bawah dollar, yang masih mendominasi perdagangan internasional dengan porsi 81,1%. Porsi euro turun ke 6,6% selama Oktober dari 7,9% Januari 2012, kini berada di peringkat ketiga.
Lima negara yang paling banyak menggunakan renminbi (RMB) untuk perdagangan internasional antara lain China, Hong Kong, Singapura, Jerman dan Australia. “RMB kini menjadi salah satu mata uang alternatif perdagangan internasional, terutama di Asia. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan penggunaan L/C dalam yuan oleh eksportir dan importir China dan mitra dagangnya ,” kata Franck de Praetere, perwakilan SWIFT.
Banyak kalangan memprediksikan penggunakan yuan dalam perdagangan internasional bakal terus meningkat di tahun-tahun mendatang. Menurut polling yang dilakukan HSBC belum lama ini, 25% dari 700 perusahaan yang menjadi responden mengatakan siap menggunakan mata uang itu dalam transaksi perdagangan dalam lima tahun ke depan. Bank itu memperkirakan, pada 2015 nanti, porsi yuan dalam perdagangan internasional China akan mencapai 30%, naik dari 12% akhir 2012. Prospek ini membuka peluang perdagangan bebas mata uang itu.
Pemerintah China memang berusaha mengangkat pamor yuan dalam perdagangan dan investasi global dengan melonggarkan kendali atas nilai tukar dan bunga. Deputi Gubernur PBOC Yi Gang bulan lalu mengatakan sudah perlu lagi mengumpulkan cadangan devisa, yang sudah mencapai $3,66 triliun pada akhir September.
Transaksi harian yuan melonjak menjadi $120 miliar pada April lalu dari $34 miliar pada 2010, menjadikannya mata uang peringkat Sembilan paling banya ditransaksikan di dunia, menurut laporan Bank for International Settlement di Basel, Swiss. Yuan sudah menguat 2,3% atas dollar tahun ini, terbaik di Asia, menurut data Bloomberg.

Selasa, 03 Desember 2013

Hang Seng Kembali Dibawah 24.000

Hang seng 22Indeks Hang Seng menjauh dari level tertingginya  dalam 31 bulan yang sempat ditorehkannya Kamis lalu. Aksi profit taking investor hari ini terjadi pada saham-saham keuangan yang sempat menguat diawal perdagangan membuat indeks kembali berada di bawah 24.000. Tekanan yang dialami saham keuangan dikarenakan rencana regulator China yang kembali membuka izin aksi korporasi (IPO) pada tahun depan.
Indeks Hang Seng ditutup turun 128,08 poin, atau 0,53%, ke posisi 23.910,47. Sedangkan indeks H-shares turun 0,9%.

Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (3 Desember 2013)

GBP 03-12-13Apakah the Fed mungkin melakukan taper lebih cepat dari perkiraan? Apakah ECB mengumumkan program stimulus baru, atau BOE membuka peluang mempertimbangkan kenaikan suku bunga lebih awal dari rencana? Inilah pertanyaan yang mendominasi pasar mata uang. Maka itu, penggerak fundamental minggu ini datang dari perbedaan keputusan atau prospek kebijakan moneter.
The Fed tidak menggelar rapat minggu ini, tapi data ekonomi dapat dijadikan alat untuk mengukur seberapa lama lagi the Fed bisa mengurangi stimulusnya. Data yang paling tepat adalah payroll, yang akan diumumkan Jumat nanti. Sebelum itu, pasar akan menunggu data ADP Employement Change besok. Angka ADP yang dianggap bagus oleh pasar paling tidak harus di atas 150 ribu.
Kemarin, data manufaktur yang lebih baik dari prediksi melambungkan dollar dengan mencuatkan kembali isu taper. Memang, the Fed belum tentu melakukan taper bulan ini atau depan. Tapi data ekonomi yang bagus menjaga persepsi the Fed akan menjadi bank sentral yang paling dulu melakukan exit strategy dari kebijakan akomodatif.
Satu-satunya bank sentral yang diperkirakan bajkal menyusul the Fed adalah BOE. Dengan kondisi ekonomi yang jauh lebih baik, muncul pemikiran BOE sudah tidak perlu menambah stimulusnya lagi, bahkan bisa menaikkan suku bunga lebih cepat, di saat bank sentral lain, kecuali the Fed, sedang mempertimbangkan untuk melakukan pelonggaran lagi. Inilah faktor yang melambungkan mata uang Inggris akhir-akhir ini.
Sedangkan ECB, ada dua alat yang disebut menjadi bahan pertimbangan untuk bisa dikerahkan, yaitu bunga simpanan negatif dan peluncuran kembali program pinjaman murah atau LTRO. Dengan suku bunga 0,25%, ECB hampir kehabisan amunisi, maka memerlukan strategi baru untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi zona euro.
EUR-USD
Mengalami kejatuhan signifikan kemarin, EUR-USD terjebak dalam range sempit hari ini.  Dengan RSI (14) turun dari 52 ke 50, ada indikasi kondisi bearish belum usai. Pair ini berada di $1,3548, bearish continuation akan terbentuk bila ditutup di bawah $1,3520.  Resistance terdekat ada di $1,3600.
Rekomendasi harian :
Penutupan EUR-USD di bawah 1.3549 kemarin, membuat peluang penurunan bisa berlanjut. Kami melihat ada ruang aksi sell 1.3580 dengan target take profit 1.3504, dimana stop loss 1.3603. Bila terjadi penembusan stop sell pertama, dapat dilakukan aksi sell selanjutnya di 1.3641 dengan target take profit 1.3595 dan 1.3580, dimana stop loss 1.3672. Sell break 1.3519 dengan target take profit 1.3473, dimana stop loss ada pembalikan harga kembali 1.3549.
Sedangkan buy 1.3465 dengan target take profit 1.3511, dimana stop loss 1.3443. Buy selanjutnya 1.3427 dengan target take profit 1.3488, dimana stop loss terjadi penutupan harian 1.3427, kalo di atas 1.3427 dapat dilakukan hold posisi.
GBP-USD
Dengan menguat 0,2% ke $1,6380, GBP-USD mencoba kembali ke level tertinggi dalam dua tahun $1,6439 yang dicatat kemarin. Pair ini sudah menguat selama empat minggu berturut-turut dan dengan Stochastic (14,3,3) sudah berada di atas 80 dan RSI (14) dekat 70, pergerakan ke atas menjadi terbatas, apalagi menjelang BOE. Tapi kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah $1,6150.
Rekomendasi harian :
GBP-USD yang kembali berhasil cetak rekor tertinggi tahun ini, 1.6441, tapi penutupannya di bawah 1.6357, memberi ruang bagi pounds untuk menguji support 1.6327. Di area 1.6319 menjadi area buy dengan target take profit 1.6357 dan 1.6373, dimana stop loss 1.6296, bila ingin menahan/hold posisi buy tersebut sterling harus tutup di atas 1.6296. Bila tutup di bawah area tersebut sterling terancam kembali ke 1.6265 dan 1.6235. Buy break bila terjadi penembusan high kemarin 1.6441 denga target take profit 1.6479, dimana stop loss ada pembalikan harga kembali 1.6425.
Sell 1.6418 dengan target take profit 1.6387 dan 1.6372, dimana stop loss ada penembusan 1.6441-nya.
USD-CHF
Selama lima sesi terakhir, USD-CHF bergerak dalam range 0,9030 dan 0,9100. Diperlukan katalis untuk bisa menembus salah satu level itu. Karena jarang even dari Swiss minggu ini, faktor penggerak datang dari AS.
Rekomendasi harian :
Buy 0.9063 pada USD-CHF dengan target take profit 0.9124, dimana stop loss 0.9033. Buy 0.9000 dengan target take profit 0.9048, dimana stop loss 0.8972.
Sell 0.9131 dengan target take profit 0.9094, dimana stop loss ada penembusan 0.9155. Sell 0.9185 dengan target take profit 0.9155 dan 0.9140, stop loss 0.9206. Perlu diperhatian penutupan di atas 0.9155 membuat CHF dapat kembali ke 0.9216 dan 0.9277.
AUD-USD
Dengan indikator Stochastic dan RSI yang sudah menunjukkan kondisi oversold, AUD-USD masih kesulitan bangkit. Apalagi RBA menyebut nilai tukar masih terlalu tinggi, memberi tekanan ke pair ini. Dengan koreksi kemarin, mempersulit upaya retracement dari level terendah dalam dua bulan. Support terdekat ada di $0,9050, tapi untuk ke atas, pair ini harus menembus 23,6%  retracement kejatuhan 23 Oktober-29 Nopember di $0,9217.
Rekomendasi harian :
Sell break 0.9033 dengan target take profit 0.9002 dan 0.8995 pada AUD-USD, dimana stop loss ada pembelikan harga kembali ke 0.9357. Sell 0.9147 dengan target take profit 0.9094, dimana stop loss 0.9170.
Buy 0.9053 dengan target take profit 0.9109 dan 0.9124, dimana stop loss ada penembusan 0.9033. Buy break 0.9167 dengan target take profit 0.9200, dimana stop loss ada pembalikan harga kembali 0.9140.
USD-JPY
Berada di level tertinggi sejak Mei, USD-JPY sudah mencapai kondisi overbought. Hal itu sudah ditunjukkan lewat RSI (14) yang berada di 76. Bila pair mampu bertahan di 103 sepanjang perdagangan hari ini, tetap punya peluang untuk menembus resistance terdekat 103,50 untuk selanjutnya ke level tertinggi tahun ini 103,72. Kondisi bullish terjaga selama pair ini bertahan di atas level 100.
Rekomendasi harian :
Posisi sell USD-JPY di 103.52 dengan target take profit 102.93, dimana stop loss penutupan harian di atas 103.76. Sell 103.76 dengan target take profit 103.12, dimana stop loss 103.90. Sell break 102.73 dengan target take profit 102.53 dan 102.43, dimana stop loss 103.02.
Buy 102.34 dengan target take profit 102.73 dan 102.93, dimana stop loss 102.15.

Saham Otomotif Tenggelamkan Kospi

South Korea MarketsDalam tiga sesi berturut-turut, indeks Kospi belum beranjak positif, dimana hari ini tekanan tersebut datang dari kekhawatiran investor terhadap membaiknya data ekonomi AS menimbulkan spekulasi mengenai pengurangan stimulus the Fed.
Sementara itu, saham otomotif tenggelam karena menurunnya penjualan di Nopember dan juga depresiasi yen. Saham Hyundai Motor Co anjlok 4,2%, merupakan penurunan harian terbesar sejak 12 Juli lalu. Sedangkan afiliasinya Kia Motors Corp terjungkal 5,2%.
Indeks Kospi ditutup turun 21,42 poin, atau 1,05%, ke posisi 2.009,36, dimana indeks telah kehilangan 1,8% selama tiga hari perdagangan dari kenaikannya 2,5%.

Nikkei Bertengger Di Level Tertinggi 6 Tahun

South Korea MarketIndeks Nikkei catat kenaikan hari ini, dimana berada di level penutupan tertingginya dalam enam tahun. Kenaikan indeks tidak lepas dari pelemahan yen menyusul spekulasi pelonggaran moneter lebih lanjut dari Bank Sentral Jepang (BOJ), sehingga mendorong aksi pembelian saham-saham unggulan. 
Dolar berhasil meraih level tertinggi dalam 6,5 bulan atas yen setelah sumber menyebutkan BOJ sedang mempertimbangkan rencana untuk menambah stimulusnya, dengan meningkatkan pembelian obligasi pemerintah (JGB). Isu ini muncul menyusul pertumbuhan ekonomi Jepang yang melambat dan inflasi yang masih di bawah harapan. Ditambah data  yang menunjukkan aktivitas manufaktur di AS tumbuh pesat, pertanda ekonomi terbesar dunia itu semakin pulih.
Indeks Nikkei ditutup naik 94,59 poin, atau 0,60%, ke posisi 15.749,66, tertinggi sejak 12 Desember 2007. Sedangkan indeks Topix naik 0,3% ke 1.262,54.

Versi Bappebti broker2 atau web yg ilegall.. dan sedang dibrokir

Versi Bappebti broker2 atau web yg ilegall.. dan sedang dibrokir all, bagaimana pandangan temen2 semua https://www.dropbox.com/s/qyxn8dinv3qbenw/Daftar%20Situs%20Pialang%20Berjangka%20Ilegal%2C%20Bappebti%2C%2014%20November%202013.pdf

123belajarforex.com
a-1forex.com
campusforex.blogspot.com
fbs.com
fbsindonesia.com
fbs-indonesia.com
fxcmid.com
gainscope.com
gofbs.com
instafx.biz
instafxneo.com
instasurabaya.com
instavalas.com
jeniusforex.com
jogja-ifx.com
lampungtrading.com
livetradingforex.net
medangold.com
mysmartfx.com
nordfx.com
primaexchanger.com
primatrading.net
pundiarta.com
ramos-exchange.com
speedtrader.com
cobratrading.com
finamglobal.com
forex-mmcis.com
aaafx.com
ironfx.com
mayzus.com
scottrades.com
tusarfx.com
3tgbrokers.com
ac-markets.com
amiralmarkets.co.id
amiralmarkets.com
afbfx.com
agea.com
alpari.com
anakbawangfx.com
andalastrade.com
asiafbs.com
askobit.com
avafx.com
avatrader.com
axitrader.com
belajar-trading.com
betonmar
kets.com
bforex.com
bfsforex.com
bmrckita.com
cakrafx.com
choicetrader.com
acehinstafx.bz
acehinsta.com
a-1forex.com
alinstaforex.blogspot.com
citifxpro.com
cmcmarkets.com
cmsfx.com
corsacapital.org
dukascopy.com
ecn4x.com
exness.com
fbs.com
fbsneo.com
finexo.com
forex.com
forex4u.co.id
forex4u.org
forex-a1.com
fxcast.com
fxcc.com
fxclub.com
fxcm.co.uk
fxcm.com
fxcompany.net
fxd24.com
fxdana.com
fxdd.com
fxempire.com
fxind.com
fxnet.com
fxopen.com
fxoptimax.com
fxprimus.com
fxpro.com
fxwaveranger.com
gcitrading.com
getforexrebate.blogspot.com
gfcmarkets.com
gftforex.com
hantecfx.com
hmslux.com
hotforex.com
hotspotfx.com
hymarkets.com
instaforexid.com
instafx.asia
instafxtrader.com
instapips.com
interactiv
ebrokers.com
ironfx.com
just2trade.com
lightspeed.com
liteforex.com
easy-forex.com
lqdmarkets.com
markets.com
masterforex.org
maxofx.com
mbtrading.com
mrcmarkets.com
myfxbook.com
oanda.com
octafx.com
onlineforexbroker.biz
optionhouse.com
optionxpress.com
paxforex.com
pepperstone.com
placetrade.com
profit-fx.blogspot.com
roboforex.com
rvdmarkets.com
saxobank.com
sesefx.com
skyeastfx.com
sogotrade.com

Terseret Regional, IHSG Menguji Suport…

Selamat siang…
IHSG 6
Signal negative dari pergerakan indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam, telah membuat indeks di kawasan regional Asia cenderung bergerak turun.  Akan tetapi, penurunannya sebenarnya terlihat tidak terlalu berbahaya karena sejauh ini, posisi indeks Hang Seng dan Strait Times masih berada diatas suport pertamanya.  Indeks Hang Seng memiliki suport pertama di 23844, sedangkan indeks Strait Times memiliki suport pertama di 3174. 
Padahal, koreksi indeks Dow Jones Industrial tersebut, belum tentu akan mengubah trend jangka pendek dari indeks tersebut menjadi sebuah trend turun.  Dalam 4 buah signal negatif yang muncul pada indeks tersebut sejak bulan Oktober, keseluruhannya adalah signal palsu (false signal).  Setelah muncul signal negative, indeks DJI malah kemudian bergerak naik mencetak level tertinggi baru.
Suport testing yang terjadi pada bursa regional ini, terlihat berlangsung juga pada pergerakan IHSG.  Hingga siang hari ini, aksi profit taking yang melanda, telah membuat IHSG menguji kisaran suport di 4275 – 4290.
Pemodal asing, sebenarnya malah cenderung dalam posisi beli meski hanya tipis, masih dibawah Rp 50 miliar.  Akan tetapi, posisi net buy tersebut sudah termasuk bagus karena pada perdagangan kemarin, pemodal asing hanya melakukan posisi net buy sebesar Rp 10,92 miliar.
Penembusan atas resisten 4275 yang terjadi kemarin, memang adalah sebuah signal positif jangka pendek dengan potensi kenaikan menuju kisaran 4400-4450.  Kondisi ini membuat pemodal sebaiknya tetap dalam posisi Buy on Weakness untuk mengambil kesempatan pada trend yang lebih panjang.
BOW: BMRI, BBRI, WIKA, WSKT, CTRA, CTRS, BSDE, ASRI, ASII, PGAS.
Dibuat :
Satrio Utomo
Head of Research Universal Broker Indonesia

Emas Anjlok Dekati $1200

Emas diperdagangakan mendekati level terendah lima bulan menyusul positifnya data ekonomi AS, meningkatkan kekhawatiran bahwa the Fed kemungkinan akan mengurangi stimulusnya lebih cepat dari perkiraan.
Harga emas langsung melorot setelah data yang menunjukkan aktivitas manufaktur di AS tumbuh pesat, pertanda ekonomi terbesar dunia itu semakin pulih. Indeks manufaktur ISM naik ke 57,3 di Nopember dari 56,4 di Oktober. Komponen order, produksi dan lapangan kerja dalam indeks itu juga menunjukkan kenaikan. Laporan terpisah menunjukkan indeks PMI manufaktur dari Markit Economics naik ke 54,7 dari 51,8.
Positifnya data AS tersebut semakin membuka peluang bagi the Fed untuk mengurangi pembelian asset sebesar $85 miliar per bulan (taper). Pasar khawatir taper bisa dimulai pada awal bulan ini ketika the Fed menggelar rapatnya pada 17-18 Desember mendatang. Isu taper selalu menjadi pemberat bagi langkah emas.
Investor akan mencermati data-data ekonomi AS, yang akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi ekonomi terbesar dunia itu. Data-data yang selanjutnya akan dirilis minggu ini antara lain; data PDB AS dan nonfarm payroll. Jika data-data tersebut menunjukkan hasil positif, maka isu taper akan semakin mencuat dan bisa menekan harga emas.
Dari sisi teknikal, gagal bertahan di atas resistance $1.250, emas kembali bearish. Harga bahhkan ditutup di bawah support $1.227, dengan membentuk pola long black candlestick, indikasi bearish continuation. Potensi penurunan emas selanjutnya kemungkinan akan menguji support di $1.174 – $1.180.

Rekomendasi

Gold

RBA Tahan Rate di 2,5%

Bank Sentral Australia (RBA) mempertahankan suku bunganya dalam rapat terakhirnya tahun ini, sembari mengatakan nilai tukar masih terlalu tinggi, meski sudah depresiasi 4% sejak rapat sebelumnya.
RBARBA mempertahankan rate-nya di 2,5%, sesuai prediksi. Dalam pernyataan resminya, gubernur Glenn Stevens mengatakan dewan akan terus mengamati prospek dan menyesuaikan kebijakan sesuai kebutuhan dalam rangka menjaga pertumbuhan dan inflasi sesuai target. Seperti rapat sebelumnya, Stevens mengatakan pelemahan mata uang masih dibutuhkan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih seimbang. “Nilai tukar masih terlalu tinggi,” katanya.
Menurutnya, ada tanda-tanda ekonomi mulai menemukan sumber pertumbuhan selain sektor pertambangan dan mineral. “Permintaan di luar sektor pertambangan diperkirakan terus meningkat, meski masih ada ketidakpastian menyelimuti,” katanya. Ia melihat adanya perbaikan indikator sentiment bisnis dan konsumen, tapi masih belum jelas sampai kapan itu bisa bertahan.
Pasar dan ekonom memperkirakan RBA akan mempertahankan rate tahun depan. Suku bunga rendah mendorong harga rumah akhir-akhir ini, mengindikasikan RBA mungkin enggan memangkasnya ke 2,25%. Selain itu, mereka mengatakan RBA mulai menunjukkan preferensi agar pertumbuhan ekonomi lebih didorong oleh pelemahan mata uang dari pada pemangkasan suku bunga.
Dalam sebulan terakhir, para pejabatnya memang mengindikasikan perlunya depresiasi nilai tukar untuk mendorong sektor yang berorientasi ekspor. Sejak mencapai high tahun ini di $1,0580 pada Januari, aussie telah merosot sekitar 12% sampai hari ini.

Data Manufaktur AS Lambungkan Dollar

Dollar melambung atas rivalnya kemarin setelah data manufaktur AS yang mengindikasikan pemulihan ekonomi dan peluang taper. Sedangkan yen jatuh lagi karena pernyataan BOJ.
Dollar mendapat dorongan berkat data yang menunjukkan aktivitas manufaktur di AS tumbuh pesat, pertanda ekonomi terbesar dunia itu semakin pulih. Indeks manufaktur ISM naik ke 57,3 di Nopember dari 56,4 di Oktober. Komponen order, produksi dan lapagan kerja dalam indeks itu juga menunjukkan kenaikan. Laporan terpisah menunjukkan indeks PMI manufaktur dari Markit Economics naik ke 54,7 dari 51,8.
The Fed mengucurkan $85 miliar per bulan ke sistem keuangan melalui program pembelian obligasi. Kebijakan ini menekan bunga agar bisa mendorong kredit, yang turut membantu pertumbuhan. Ketika muncul isu pengurangan program itu, atau taper, yang biasa karena data ekonomi bagus, dollar menguat. Meski kecil kemungkinan taper itu datang dalam 1-2 bulan ke depan, dengan kondisi ekonomi AS yang semakin baik, banyak kalangan yang optimis the Fed akan menjadi bank sentral yang lebih dulu menarik stimulusnya dari bank sentral lain.
Tidak ada data penting AS terjadwal hari ini, namun besok ada data ADP Employment Change, yang dapat memberi gambaran soal payroll, dan laporan ekonomi the Fed, Beige Book. Data payroll amat penting untuk mengukur prospek kebijakan the Fed, yang mempengaruhi pergerakan dollar. Indeks dollar menguat 0,2% ke 80,98 hari ini setelah naik 0,8% kemarin. Terhadap franc, dollar diperdagangkan di 0,9092 setelah menguat 0,5% kemarin.
Dollar berhasil meraih level tertinggi dalam 6,5 bulan atas yen setelah sumber menyebutkan BOJ sedang mempertimbangkan rencana untuk menambah stimulusnya, dengan meningkatkan pembelian obligasi pemerintah (JGB). Isu ini muncul menyusul pertumbuhan ekonomi Jepang yang melambat dan inflasi yang masih di bawah harapan. Dollar menguat 0,3% ke 103,08 hari ini setelah reli 0,8% kemarin. Target terdekat adalah 103,50, dengan support di 102,75.
Sementara itu, aussie jatuh menjelang hasil rapat reguler RBA. Kejatuhan ini datang meski data penjualan ritel bagus. RBA diperkirakan mempertahankan rate di 2,5%, namun pasar tetap mencermati pernyataan sang gubernur Glenn Stevens, mewaspadai kemungkinan membuka peluang pemangkasan awal tahun depan. Aussie melemah 0,2% ke 0,9085 setelah turun 0,2% kemarin. Support terdekat ada di $0,9052 atau low 29/11, yang kemungkinan bisa ditembus bila RBA dovish.

Rekomendasi
 
EUR-USD

EUR SIGNAL 03-12-13

USD-JPY

JPY SIGNAL 03-12-13

GBP-USD

GBP SIGNAL 03-12-13

USD-CHF

CHF SIGNAL 03-12-13

AUD-USD

AUD SIGNAL 03-12-13

Senin, 02 Desember 2013

Rekomendasi Trading Forex Sesi Eropa, AS (2 Desember 2013)

EUR 02-12-13Di minggu yang sarat even penting ini, pasar mata uang kemungkinan dapat menemukan volatilitasnya kembali setelah bergerak konsolidatif minggu lalu. Tiga rapat bank sentral dan data ketenagakerjaan AS.
Diperkirakan mempertahankan suku bunga di 2,50%, RBA dipandang sebagai bank sentral yang paling punya banyak amunisi dan di antara sedikit bank sentral negara maju yang belum menempuh kebijakan agresif. Meski data ekonomi akhir-akhir ini tidak sebaik harapan, hal itu dianggap belum bisa membuat RBA memangkas rate-nya besok. Namun pasar ingin mengetahui bagaimana prospek kebijakan RBA tahun depan, bisa saja ada peluang untuk melonggarkannya lagi.
Terkait rapat ECB, ada dua hal yang ditanyakan pasar, apakah bunga negatif diterapkan atau justru program pinjaman murah (LTRO) yang lebih dipilih. Dengan rate di 0,25%, ECB mulai kehabisan amunisi, maka itu bukan tidak mungkin ECB harus menempuh kebijakan non konvensional. Oleh karena itu, pernyataan sang presiden Mario Draghi tetap layak disimak.
BOE juga diperkirakan tidak akan mengubah kebijakan. Namun, dengan kondisi ekonomi Inggris yang lebih baik dari Eropa,  muncul spekulasi BOE tidak perlu melakukan pelonggaran lagi. Masukan dari sang gubernur Mark Carney mungkin bisa dijadikan pedoman apa saja opsi yang tersedia untuk BOE tahun depan.
Data payroll AS dapat mempengaruhi persepsi pasar mengenai prospek kebijakan the Fed. Prediksi menyebutkan lapangan kerja tumbuh 175.000 selama Nopember dan tingkat pengangguran turun 0,1% ke 7,2%.

EUR-USD
 
EUR-USD konsolidasi dengan tetap berusaha bertahan di atss $1,3600. Pernyataan dovish dari beberapa pejabat ECB ternyata tidak memberi tekanan berarti. Level $1,3550 masih menjadi support terdekatnya, dan resistance berada di $1,3650.

Rekomendasi harian :
Peluang buy EUR-USD di 1.3549 dengan target take profit 1.3608, dimana stop loss 1.3504. Buy 1.3488 dengan target take profit 1.3547, dimana stop loss 1.3443.
Sell 1.3641 dengan target take profit 1.3566, dimana stop loss 1.3686. Sell selanjutnya 1.3701 dengan target take profit 1.3634, dimana stop loss 1.3747.

USD-JPY
 
Terus menanjak, USD-JPY kini berada di 102,54, mendekati level tertinggi dalam enam bulan 102,58.Sepertinya pair ini masih berusaha menembus 103. Data manufaktur ISM yang lebih baik dari prediksi mungkin bisa memberi dorongan tambahan. Kondisi bullish terjaga selama pair ini tidak jatuh ke bawah 100.

Rekomendasi harian :

Untuk USD-JPY dapat dilakukan sell di 102.73 dengan target take profit 101.95, dimana stop loss 103.13. Sell 103.51 jadi area berikutnya, dengan target take profit 102.83 dimana stop loss 103.91.
Buy 101.85 dengan target take profit 102.44 dengan target take profit 102.44, dimana stop loss 101.45. Buy 101.17 dengan target take profit 101.75, dimana stop loss 100.77.

GBP-USD
 
Di antara major currencies, GBP-USD sepertinya memiliki performa terbaik, setelah menyentuh level tertinggi dalam dua tahun di $1,6440. Data indeks PMI manufaktur Inggris bisa memberi dorongan bila bagus, dengan target terdekat di $1,6450. Dengan kondisi yang hampir overbought, perlu diwaspadai aksi ambil untung.

Rekomendasi harian :

GBP-USD dilakukan aksi buy 1.6357 dengan target take profit 1.6425, dimana stop loss 1.6307. Buy 1.6281 dengan target take profit 1.6231, dimana stop loss 1.6231.
Sell 1.6449 dengan target take profit 1.6371, dimana stop loss 1.6499. Sell 1.6540 dengan target take profit 1.6472, dimana stop loss 1.6590.

USD-CHF
 
Belum banyak perubahan pada USD-CHF, tetap masih bergerak dalam range 0,9020-0,9080. Bearish continuation akan terbentuk bila ditutup di bawah 0,9020. Untuk meraih kondisi bullish jangka pendek, pair ini harus bisa ditutup di atas 0,9100.

Rekomendasi harian :

Buy 0.9033 pada AUD-USD dengan target take profit 0.9094, dimana stop loss 0.8988. Buy 0.8941 dengan target take profit 0.9000, dimana stop loss 0.8896.
Sell 0.9124 dengan target take profit 0.9063, dimana stop loss 0.9169. Sell 0.9193 dengan target take profit 0.9134, dimana stop loss 0.9238.

AUD-USD
 
Mencoba bangkit, AUD-USD sudah tiga kali menguat, meski tipis. Posisinya kini di $0,9138, cukup jauh dari level 23,6% retracement dari kejatuhan 23 Oktober-29 Nopember $0,9216.

Rekomendasi harian :

0.9094 jadi target buy pada USD-CHF dengan target take profit 0.9170, dimana stop loss 0.9049. Buy 0.9033 dengan target take profit 0.9109, dimana stop loss 0.8988.
Sell 0.9185 dengan target take profit 0.9124, dimana stop loss 0.9230. Sell 0.9269 dengan target take profit 0.9210, dimana stop loss 0.9314.

Investor Wait and See, Nikkei Masih Lemah

TSE 4Fokus investor atas padatnya rilisan data ekonomi penting pekan ini, membuat pergerakan indeks Nikkei tersendat. Sikap hati-hati investor ini menjadi alasan, karena pertimbangan mereka akan data AS yang menjadi tolak ukur bagi the Fed untuk menentukan kebijakan moneternya. 
Indeks Nikkei ditutup turun 6,80 poin, atau 0,04%, ke posisi 15.655,07, meski melemah, indeks masih berada dalam level puncaknya dalam 5,5 tahun di 15.942,60 yang dicapainya 23 Mei lalu. Bulan lalu, Nikkei telah menguat 9,3% berkat membaiknya kinerja keuangan korporasi dan pelemahan yen.
Minggu ini, data nonfarm payrolls dirilis Jumat ini, sedangkan ISM Manufacturing diumumkan malam ini, dan lusanya ADP Employment serta ISM Non Manufacturing.

Awal Pekan, Kospi Didera Aksi Profit Taking

kospi 5Indeks Kospi ditutup turun hari ini, dimana investor mengunci dari kenaikan indeks selama lima hari berturut-turut karena mempertimbangkan serangkaian data ekonomi AS menunjukkan bahwa the Fed terindikasi mengurangi stimulus.
Indeks Kospi ditutup  turun 14,09 poin, atau 0,69%, ke posisi 2.030,78, setelah sempat mencapai level 2.052,88, tertinggi sejak 31 Oktober.
Tercatat investor institusi melakukan net sell mencapai 214,4 miliar won, faktor ini yang memberatkan indeks. Sedangkan investor asing net buy mencapai 55,5 miliar won, memperpanjang pembelian selama enam sesi perdagangan.
Samsung Electronics Co Ltd, perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar, ditutup jatuh 1,8%, setelah di Nopember menguat 7,2%, performa terbaik bulanan sejak Desember 2012.

Perbankan Mulai Dari Citigroup Hingga Bank of Amerika Hindari Kepemilikan “Treasuries”

Belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah Amerika, dimana para perusahaan perbankan menghindari dari menaruh investasi mereka pada surat hutang pemerintah Amerika (Treasuri).
BankPerbankan di Amerika saat ini hanya menaruh investasi mereka pada surat hutang pemerintah sebesar $1,8 trillon, atau sebanding dengan kurang dari 70 persen kepemilikan uang tunai mereka, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Fed sejak tahun 1973. Setelah pada tahun 2012 jumlah kepemilikan perbankan di Amerika terhadap surat hutang pemerintah alami kenaikan hingga mencapai rekor tertingginya pada $1,89 trillion, para perbankan mulai dari Citigroup hingga Bank of America dan Wells Fargo & co memilih untuk kurangi kepemilikan surat hutang pemerintah untuk pertama kalinya dalam enam tahun terakhir dan membuat mereka memiliki jumlah uang tunai yang cukup besar.
Dengan penurunan pendapatan dari bunga mencapai level terendahnya sejak tahun 2006, perbankan akan menghindari investasi pada treasuri dan lebih cenderung untuk memegang uang tunai guna persiapan untuk lakukan investasi di luar fix income, yang didukung oleh penguatan kondisi ekonomi yang di support oleh kebijakan Fed. Kebijakan pelonggaran moneter Fed yang sejauh ini telah berjalan selama lima tahun telah membuat tingkat suku bunga surat hutang alami tekanan dan membuat investasi pada surat hutang pemerintah atau treasuri untuk dongkrak pendapatan perbankan menjadi tidak menarik.
Treasuri yang sebelumnya dalam lima tahun terakhir berikan pendapatan sebesar 30 persen akibat krisis finansial yang terjadi dan juga merupakan investasi paling aman pada masa krisis tersebut, alami penurunan sebesar 2,33 persen pada tahun 2013 ini yang juga menunjukkan adanya indikasi bahwa ekonomi Amerika alami penguatan.

2013, Tahun Naas Buat Emas

Emas sedang menuju kejatuhan tahunan untuk pertama kalinya sejak 2000, di mana harga anjlok 25% selama 2013. Logam mulia itu mencetak rekornya $1921 per ons pada September 2011, atau lonjakan 550% dalam satu dekade. Investor memborong emas selama krisis finansial. Harga emas naik ketika aset seperti saham dan obligasi bertumbangan.
Namun, setahun kemudian, harga emas memasuki tren penurunan, seiring dengan perbaikan ekonomi dan AS program likuiditas the Fed yang melambungkan harga saham. Sebanyak $8 triliun sudah bertambah dalam nilai saham dunia tahun ini, terbesar sejak 2009, berkat likuiditas murah dari bank sentral. Selama tahun ini, indeks S&P 500 melonjak 27% ke rekor tertingginya.
Sementara itu, pada perdagangannya hari ini di Asia, emas kembali jatuh, setelah di akhir pekan lalu sempat menguat. Investor masih diliputi kecemasan mengenai kekhawatiran pengurangan stimulus (taper) menjelang rilis data-data ekonomi AS di minggu ini. Data-data tersebut antara lain, nonfarm Payroll, PDB kuartal ketiga, serta manufacturing PMI, yang akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi ekonomi terbesar dunia itu. Pemuihan ekonomi AS bisa membuat the Fed melakukan taper.
Dari sudut teknikal, terlihat bahwa penutupan emas di atas $1.250 bisa menjadi sinyal positif. Indikator stochastic pun mulai golden cross, mendukung adanya rebound lanjutan. Resistance terdekat saat ini berada di $1.257.89. Jika ditembus, maka penguatan bisa berlanjut untuk meraih kisaran $1.265 – $1.273. Sedangkan Trend bearish akan berlanjut jika harga bergerak di bawah $1.234.
Rekomendasi
Gold

Pemenang Nobel Sebut Ancaman Bubble Saham

Ekonom AS yang meraih Nobel tahun ini meyakini kenaikan tajam harga saham bisa mengantarkan ke penggelembungan finansial yang berbahaya dan bisa berakhir buruk.
MarketRobert Shiller, yang mendapatkan penghargaan itu atas risetnya mengenai harga pasar dan penggelembungan aset, menunjukkan bursa saham AS dan pasar properti Brazil sebagai kecemasan utama. Meski tidak ingin menakut-nakuti, ia berpandangan kenaikan tajam harga saham dan properti bisa berdampak negatif.
“Saya tidak bermaksud membuat ketakutan, tapi di banyak negara saham sudah berada di level tinggi dan harga sudah naik tajam di beberapa pasar properti,” katanya kepada majalah Jerman Der Speigel. “Ini bisa berakhir buruk,” tambahnya. Ia menyebut kekhawatiran utama pada bursa saham AS, dimana indeksnya terus mencetak rekor, juga karena ekonomi AS masih lemah dan rentan. Ia melihat saham finansial dan teknologi sudah overvalue.
Ia juga melihat kenaikan drastis pada harga properti di Brazil, terutama Rio de Janeiro dan Sao Paulo selama lima tahun terakhir. “Di sana, saya melihat seperti AS pada 2004,” katanya sembari menyebut soal peluang investasi dan pertumbuhan kelas menengah yang sedang tren di Brazil, sama seperti di AS pada 2000an.
Keruntuhan sektor properti AS memicu krisis finansial global 2008-2009. “Penggelembungan terlihat seperti itu, dan dunia masih sangat rentan dengan penggelembungan,” tambahnya. Penggelembungan juga tercipta ketika investor sudah mengabaikan kenaikan harga aset tidak sesuai dengan fundamental.

Data Ekonomi Dinanti, IHSG Berfluktuasi

Dengan indeks Dow Jones Industrial hanya terkoreksi tipis 10,92 poin (-0,07 persen) pada pegerakan hari Jumat, sentimen dalam negeri sepertinya bakal lebih dominan jika dibandingkan sentimen dari bursa regional. Ini karena pada hari ini BPS akan mengumumkan angka inflasi dan posisi neraca perdagangan yang menentukan posisi pergerakan nilai tukar.  Angka defisit neraca perdagangan akan menjadi sangat penting karena akan menentukan arah dari BI Rate dan juga arah pergerakan IHSG hingga akhir tahun.
Sentimen positif akan meliputi pasar jika pada bulan Oktober kemarin, defisit neraca perdagangan bisa ditekan hingga dibawah US$200 juta yang merupakan angka perkiraan pemerintah. Jika ini terjadi, sentimen positif diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir bulan, karena pasar akan melanjutkan sentimen positif tersebut dengan window dressing.
IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak bervariasi dengan kisaran 4191-4225 sebagai suport, dan 4275 sebagai resisten. Penutupan diatas 4275 akan mengakhiri trend turun jangka pendek.
BOW: BMRI, BBRI, ASII, pertambangan, konstruksi, properti.
Global Outlook
Saham Asia masih flat di awal minggu ini setelah minimnya acuan pergerakan akhir pekan lalu karena pasar AS tidak aktif pasca Thanksgiving dan Black Friday. Tapi data manufaktur China menjaga sentimen pasar.
Indeks MSCI Asia Pasifik stabil di 142,04 di Tokyo pagi ini. Indeks Nikkei hanya naik tipis 0,02%, dengan yen masih stabil di kisaran 102 per dollar. Indeks Kospi menguat 0,2% berkat laporan aktivitas manufaktur meningkat. Indeks Australia ASX 200 melemah 0,7% menjelang rapat regular RBA besok.
Data kemarin menunjukkan indeks PMI manufaktur China versi pemerintah stabil di 51,4 di Nopember, sama seperti Oktober. HSBC akan mengumumkan data manufaktur versinya hari ini, yang diperkirakan turun ke 50,5 dari 50,9. Data itu akan mempengaruhi sentimen pasar hari ini. Di AS, nanti malam ada data manufaktur ISM.
Dengan masuknya bulan baru, atau yang terakhir tahun ini, fluktuasi harga mungkin bisa kembali terlihat terutama dengan banyaknya even penting yang terjadwal minggu ini. Di antaranya rapat regular RBA, ECB dan BOE, serta data ketenagakerjaan AS. Data ketenagakerjaan AS menjadi acuan seberapa pesat pertumbuhan lapangan kerja, yang dapat mempengaruhi prospek kebijakan the Fed.
Tanpa katalis yang kuat, saham global berpotensi mengalami koreksi atau minimal terjebak dalam range sempit, mengingat valuasinya yang sudah tinggi. Sebanyak $8 triliun sudah bertambah dalam nilai saham dunia tahun ini, terbesar sejak 2009, berkat likuiditas murah dari bank sentral. Indeks S&P 500 sudah melonjak 27% tahun ini, sedangkan Indeks Dow Jones naik 20%.
Review IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir positif pada perdagangan akhir minggu. Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (29/11/2013), IHSG naik 22,511 poin (0,53%) ke level 4.256,436.
Perdagangan terlihat sepi, dimana investor menahan diri menjelang data perdagangan dan inflasi yang akan di awal minggu. Minimnya sentiment serta koreksi mayoritas bursa regional turut menekan sentimen. IHSG bahkan sempat ditutup negatif pada sesi  1. Namun, menjelang berakhirnya sesi 2, investor mulai bersemangat untuk melakukan aksi beli. Hasilnya, IHSG akhirnya bertengger di zona merah. Aksi beli ini dilakukan tidak hanya oleh investor lokal, namun asing pun turut mencatatkan net buy senilai Rp 76,66 miliar di seluruh pasar.
Secara sektoral, ada tujuh sektor yang menghijau. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar yakni: sektor perkebunan yang naik 2,18%, sektor konstruksi naik 1,27%, dan sektor pertambangan naik 0,99%.
Saham-saham yang naik di antaranya Indo Tambangraya (ITMG), Gudang Garam (GGRM) J Resources (PSAB), dan Bank Mayapada (MAYA).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Multi Prima (LPIN), Charoen Pokphand (CPIN), United Tractor (UNTR), dan Matahari (LPPF).
Ulasan Teknikal
IHSG
IHSG 2 des
Trend jangka pendek memang masih bearish, namun potensi rebound mulai terbuka. Hal ini ditandai dengan bertahannya harga di kisaran support 4.191 – 4.225. Candlestick yang membentuk pola white marubozu turut mendukung rebound tersebut. Selain itu, indikator stochastic mulai berpeluang golden cross di area oversold. Untuk itu, potensi rebound masih berlanjut untuk menguji resistance di 4.284. Penembusan resistance tersebut akan mengakhiri trend bearish jangka pendek, dengan potensi penguatan selanjutnya menuju kisaran 4.303 – 4.359. Sementara itu, sinyal negatif akan kembali muncul jika IHSG kembali bergerak di bawah 4.225. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4.225 – 4.284.
R3    4,307
R2    4,282
R1    4,269
Pivot    4,244
S1    4,231
S2    4,206
S3    4,193
Stock Pick
BMRI
BMRI 2 des
Harga bertahan di atas support 7.350. candlestick membentuk pola bullish engulfing, sementara indikator stochastic oversold dan berpeluang golden cross. Untuk itu, potensi rebound masih terbuka untuk meraih kisaran resistance selanjutnya di 8.050 – 8.200.
Rekomendasi     : Buy, Stop loss, 7.500, target 8.000
Support                  : 7.500, 7.300
Resistance            : 8.050, 8.200
BBRI
BBRI 2 des
Harga bertahan di atas support 7.250, dan membentuk pola bullish engulfing di candlestick. Indikasi trend mulai bergerak reversal. Indikator stochastic oversold dan berpeluang golden cross, turut mendukung reversal tersebut. Konfirmasi reversal akan didapat jika harga menembus resistance 7.500, dengan potensi penguatan lanjutan menuju kisaran 7.750 – 7.850.
Rekomendasi     : Buy breakout 7.500, stop loss 7.400, target 7.750
Support                  : 7.200, 7.000
Resistance            : 7.500, 7.750
Rekomendasi
Stock Screener
SS 2 des

Aussie Lanjutkan Gain, Yen Masih Rentan

Aussie melanjutkan penguatannya menyusul data manufaktur China yang membangkitkan minat akan mata uang berisiko, dalam perdagangan menjelang rapat regular RBA besok.
Data kemarin menunjukkan indeks PMI manufaktur China versi pemerintah stabil di 50,4 di Nopember, sama seperti Oktober. Sedangkan hari ini, indeks PMI manufaktur versi HSBC hanya turun ke 50,8 dari 50,9, lebih baik dari prediksi 50,5. Data ini mengindikasikan tidak ada banyak perubahan dalam ekonomi China, namun peluang hard landing juga tetap kecil.  Paling tidak kondisi ekonomi tetap stabil, tidak ada guncangan besar.
Mata uang yang paling banyak bergerak karena data itu adalah aussie, mengingat besarnya nilai perdagangan Australia dengan China. Sebagai mitra dagang terbesar Australia, perkembangan ekonomi China sangat mempengaruhi performa mata uangnya. Namun pergerakan aussie juga dibayangi oleh isu kebijakan moneter. RBA akan menggelar rapat besok, dengan perkiraan pasar tidak ada perubahan suku bunga dari 2,5%.
Namun pejabat RBA pernah menyinggung soal nilai mata uang yang masih overvalue dan perlunya melakukan intervensi. Oleh karena itu, penting menyimak pernyataannya besok, mewaspadai kemungkinan prospek pelonggaran di tahun depan. Aussie menguat 0,7% ke $0,9160, menguat untuk tiga sesi berturut-turut sejak jatuh sampai ke level terendah dalam dua bulan minggu lalu. Bila penguatan mampu dipertahankan, bisa menjaga momentum retracement aussie, dengan target pertama 23,6% retracement dari kejatuhan 23 Oktober-29 Nopember di $0,9215.
Meski berhasil menguat hari ini, yen masih rentan setelah anjlok lebih dari 4% selama Nopember. Dengan prospek BOJ bakal melonggarkan kebijakan lagi tahun depan, yen kembali menjadi mata uang carry trade. Tekanan Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda akan berpidato hari ini di Nagoya. Yen rebound 0,2% ke 102,28 per dollar hari ini, setelah jatuh ke level terendah dalam enam bulan di 102,58 akhir pekan lalu. Meski kondisi sudah oversold, yen tetap terancam jatuh ke 103 per dollar. Terhadap euro, yen berada di 136,16 per euro, dekat level terendahnya dalam empat tahun.
Mengenai mata uang lain,   euro dan sterling turut menanjak di tengah kelegaan pasar menyusul data manufaktur China. Euro menguat 0,2% ke $1,3605, mendekati 61,8% retracement (25/10-7/11) di $1,3625. Sedangkan sterling berhasil menyentuh level tertinggi dalam dua tahun terakhir di $1,6430, penguatan untuk lima sesi berturut-turut.  Data indeks PMI manufaktur Inggris mungkin bisa mempengaruhi pergerakannya.

Rekomendasi
 
EUR-USD

EUR SIGNAL 02-12-13
USD-JPY
JPY SIGNAL 02-12-13

GBP-USD

GBP SIGNAL 02-12-13

USD-CHF

CHF SIGNAL 02-12-13
AUD-USD
AUD SIGNAL 0212-13

Reli Regional Terancam Koreksi, Bila Data China Mengecewakan

Nikkei
       Akhiri perdagangan pekan lalu indeks Nikkei beringsut melemah setelah mencapai level tertingginya hampir dalam enam tahun pada perdagangan sebelumnya. Meski mengalami penurunan, indeks masih catat kenaikan terbaik bulanan di Nopember sejak 2005. Indeks Nikkei ditutup turun 65,25 poin, atau 0,41%, ke posisi 15.661,87, berkat pelemahan yen terhadap dolar dan euro.
Indeks Nikkei coba bangkit perdagangan hari ini, menyusul kenaikan Dow Jones futures berkat data manufaktur China yang diatas ekspektasi. Selain itu, pelemahan yen terhadap dollar dan euro terus berlanjut membuat kinerja ekspor terus meroket. Perlu diketahui, untuk tahun ini indeks telah naik hampir 51%, bila kenaikan ini terus dipertahankan hingga akhir tahun, catat kenaikan tahunan terbaik sejak 1972.
Rekomendasi
NKI SIGNAL 02-12-13
Kospi
       Indeks Kospi ditutup melemah tipis akhir pekan lalu, dimana indeks yang sempat menguat diawal perdagangan, harus berakhir negatif karena aksi ambil untung investor ritel dan institusi. Tapi indeks mengkukuhkan kenaikan terbaik dalam lima bulan, terlama hampir dalam 3 tahun. Indeks Kospi ditutup turun tipis 0,9 poin, atau 0,04%, ke posisi 2.044,87, akhiri kenaikan lima sesi sebelumnya. Indeks naik 0,73% selama Nopember.
Indeks Kospi diperkirakan akan memperkokoh kenaikannya untuk keenam kali berturut-turut kali ini. Faktor kenaikan indeks tidak lepas dari sentimen global, dimana pelonggaran moneter the Fed yang terus berlangsung meski ada spekulasi dalam waktu dekat akan adanya pengurangan pembelian obligasi. Meski laju indeks rawan adanya koreksi.
Rekomendasi
KSI SIGNAL 02-12-13
Hang Seng
       Indeks Hang Seng berakhir di level tertingginya dalam 31 bulan Jumat lalu menyusul kenaikan saham China yang juga terbesarnya hampir dalam dua tahun. Laporan dari Beijing bahwa Departemen Perhubungan berencana akan melakukan penambahan subsisi di sektor pengapalan sebagai serta langkah-langkah lainnya diajukan untuk disetujui. Indeks Hang Seng ditutup naik 92,20 poin, atau 0,39%, ke posisi 23.881,29, dimana di Nopember indeks naik 2,9.
Indeks Hang Seng diperkirakan akan mengikuti irama bursa utama Asia yang kini menguat. Hal ini tidak lepas dari kenaikan Dow Jones futures pagi ini. Indeks dapat berfluktuasi besar menyusul padatnya data ekonomi penting pekan ini . Kenaikan indeks lebih lanjut bila berhasil tutup di atas 24.000, sebaliknya tutup di bawah 23.750, potensi turun jangka pendek.
Rekomendasi
HSI SIGNAL 02-12-13