Dalam rapat kemarin, tidak ada keputusan baru dari ECB. Tapi Draghi menyatakan kesiapan untuk melonggarkan kebijakan lagi, termasuk yang berbentuk agresif, kalau memang diperlukan. Hal ini mengingat kondisi ekonomi zona euro yang masih lesu. Ia menegaskan pemulihan masih berjalan, namun mengakui adanya ancaman baru, yaitu krisis geopolitik di Ukraina. Ia melihat adanya perlambatan di kuartal kedua dan eskalasi terkait Ukraina bisa menambah kerusakan.
Tidak seperti biasanya, Draghi berbicara banyak soal nilai tukar. Mengenai euro, Draghi menyebut alasan mengapa mata uang itu melemah, di antaranya perbedaan kebijakan moneter, di mana the Fed dan BOE sedang normalisasi, tapi ECB masih longgar. Ia mengatakan fundamental untuk pelemahan nilai tukar lebih mendukung dari 2-3 bulan lalu. Ia kemudian menambahkan depresiasi euro itu dapat mendorong inflasi.
Pernyataan Draghi memang memberi tekanan, tapi posisi euro sudah cukup dalam, sempat menyentuh level terendah dalam sembilan bulan. Dalam hampir tiga bulan, euro merosot dari $1,3990 atau tertinggi dalam tiga tahun ke level terendah sejak Nopember 2013. RSI (14) sudah mencapai level 26, di bawah titik oversold 30. Meski tren belum berubah, perlu ditunggu peluang reversal jangka pendek. Untuk saat ini, euro diperdagangkan di $1,3360, dekat low $1,3333. Ada harapan bila euro tembus MA 10 $1,3400, tapi kondisi bullish baru terlihat bila ditutup di atas $1,3480.
Sterling melanjutkan kejatuhannya ke level terendah sejak 12 Juni setelah BOE tidak menyampaikan apapun pasca rapat kemarin. Tidak adanya petunjuk soal kenaikan rate lebih cepat membuat pasar mengkoreksi sterling semakin dalam. Sterling melemah 0,2% ke $1,6810, sedang menuju pelemahan lima minggu berturut-turut. Sterling sudah menembus MA 150, dan penutupan di bawah $1,6785 membuka peluang menuju MA 200 $1,6725.
Dollar berkonsolidasi dekat level tertinggi dalam 11 bulan, namun kejatuhan dalam atas yen menghambat lajunya. Indeks dollar berada di 81,53 setelah menyentuh 81,65. Indeks ini berisiko menuju support 81,25.
Tapi kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 80,70. Terhadap yen, dollar jatuh 0,7% sampai 101,60, namun kini berhasil ke 101,80. Penutupan di bawah MA 25 menjadi kondisi bearish. Atas franc, dollar diperdagangkan di 0,9083, dengan support di 0,9030.
Rekomendasi
EUR-USD
USD-JPY
GBP-USD
USD-CHF
AUD-USD
Tidak ada komentar:
Posting Komentar