BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Rabu, 19 Februari 2014

Meski Turun, Emas Masih Dekat Level Tertinggi 3 Bulan

Setelah reli di tiga sesi, harga emas mengalami koreksi karena aksi profit taking. Namun masih diperdagangakan dekat level tertinggi 3 bulannya.
Meski koreksi, permintaan safe haven masih terlihat, dimana pelemahan dollar serta kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi global masih mendukung emas saat ini . Investor mulai melirik emas setelah data-data AS yang buruk akibat pengaruh cuaca, serta melambatnya ekonomi di China. Emas dianggap sebagai investasi alternatif diluar instrumen beresiko, seperti saham. Emas juga Kadang dipandang instrumen yang relatif aman ketika terjadi ketika terjadi gejolak ekonomi. Sentimen emas untuk jangka pendek masih mendukung. Namun untuk jangka panjang, para analis masih mengkhawatirkan mengenai penguatan mata uang dollar serta pemulihan ekonomi AS, yang bisa mengurangi peran safe haven emas.
Fokus pasar saat ini adalah minutes FOMC, dimana investor akan mencari gambaran mengenai arah kebijakan the Fed. Dalam kesaksian di hadapan kongress pada 11 Februari, ketua the Fed, Janet Yellen, mengatakan meski lapangan kerja masih belum pulih, taper masih akan dilakukan secara bertahap. Isu taper bisa menjadi sentimen pemberat emas untuk jangka panjang.
Dari sisi teknikal, candlestick mulai menunjukkan sinyal bearish, begitu pula dengan indikator stochastic yang dead cross di area overbought. Harga masih bertahan di atas support $1.312. Penembusan support tersebut akan membuka potensi koreksi lebih jauh menuju support berikutnya di kisaran $1.302 – $1.305. Trend jangka pendek bisa berbalik bearish jika support tersebut ditembus.

Rekomendasi

Gold

Tidak ada komentar: