BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Jumat, 06 Desember 2013

Emas Kembali Meredup, Fokus ke Data Payroll

Harga emas melorot sekitar 1% pada penutupan sesi New York setelah rilisan data PDB AS yang lebih baik dari perkiraan. Namun kejatuhan emas dapat diredam karena ternyata angka pertumbuhan itu lebih didorong oleh meningkatnya stok barang perusahaan, bukan permintaan.
Pertumbuhan ekonomi AS tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan dan jobless claim turun ke bawah 300.000 minggu lalu. Meski ekonomi tumbuh pesat, kondisi permintaan tetap lesu, mendukung the Fed untuk tetap menjalankan program stimulusnya.
Investor masih akan mencermati data penting nonfarm payroll malam ini, yang akan memberikan gambaran kondisi negara dengan ekonomi terbesar dunia itu. Data tersebut akan memberikan petunjuk terhadap kelangsungan program stimulus ketika the Fed menggelar rapat regularnya pada 17-18 Desember mendatang.
Sementara itu, cadangan di SPDR Gold Trust GLD, ETF terbesar berbasis emas, kembali mengalami penurunan sebesar 2,70 ton menjadi 838,71 ton pada Rabu, level terendah sejak 2009.
Sementara dari sisi teknikal, trend masih bearish, namun ada potensi untuk rebound. Hal ini terlihat dari indikator stochastic yang masih terlihat goden cross, sementara RSI mulai membentuk pola bullish divergence. Harga juga masih mampu mempertahankan level support-nya di $1.211.81. Jika support kembali bertahan, kemudian harga menembus resistance $1.234, maka akan mengkonfirmasi trend bullish reversal, dengan potensi kenaikan berikutnya berada di kisaran $1.242 – $1.250. Sedangkan jika support ditembus, maka akan membuka potensi penurunan lanjutan menuju kisaran $1.187 – $1.203.  

Rekomendasi

Gold

Tidak ada komentar: