BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Jumat, 25 April 2014

Isu Ukraina, Dollar Lambungkan Emas

Sempat jatuh ke level terendah dalam 2,5 bulan, emas balik arah karena ketegangan geopolitik di Ukraina dan pembelian terkait options. Pelemahan dollar juga berhasil mengangkat harga. Namun emas masih rentan karena permintaan tetap lesu.

Harga sempat tertekan ke level terendah dalam 2,5 bulan karena penguatan saham dan kondisi teknikal yang memicu aksi jual. Data durable goods orders, yang sempat mendorong dollar, menambah tekanan ke emas.

Namun isu Ukraina mencuat, dengan kini Rusia melakukan latihan militer. Tentara Ukraina membunuh lima separatis pro-Rusia kemarin dalam upaya meredam aksi militan. Rusia langsung menggelar latihan militer tak lama setelah itu, menimbulkan ketakutan Kremlin akan menginvasi. AS memperingatkan Rusia bahwa waktunya semakin menipis untuk mengubah sikap atau menghadapi sanksi lebih keras.

Masalah Ukraina juga disebut sebagai penyebab melemahnya dollar, yang semakin mendorong harga emas. Pembelian terkait options Mei juga mendorong harga, dengan fokus dalam put dan call di harga $1300. Para trader menganggap level strategis, yang disebut sebagai resistance kuat.

Meski mendapat dorongan dari isu geopolitik, emas masih rentan karena masih sepinya pembelian dari investor jangka panjang. Permintaan tetap rendah, tercermin dari derasnya aliran keluar dari SPDR gold Trust. Minggu lalu, arus keluar di reksadana berbasis emas terbesar dunia itu mencapai 9,3 ton.
Pada jam 11:00 WIB, emas spot diperdagangkan di $1291,60, setelah menguat 0,4% kemarin. Tapi harga sempat anjlok sampai $1268, terendah sejak 10 Februari. Dengan penguatan ini, emas masih mampu bertahan di atas support $1280, dan tetap berpeluang menuju $1300.

Rekomendasi
XAU SIGNAL 25-04-14

Tidak ada komentar: