BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Selasa, 22 Juli 2014

Emas Stabil, Fokus ke Data AS

Harga emas masih bertahan di kisaran $1310 perdagangan hari ini di Asia, didukung oleh isu geopolitik, yaitu memanasnya konflik di Ukraina dan Jalur Gaza. Kondisi tersebut telah mengurangi minat risk appetite dan mendorong logam mulia tersebut sebagai safe haven.

Meningkatnya ketegangan di Jalur Gaza menyusul serangan Israel terhadap penduduk sipil yang menewaskan lebih dari 500 jiwa, mendorong AS untuk mengambil peran langsung dalam upaya mengamankan gencatan senjata pada hari Senin.

Sementara di Ukraina, ketegangan masih tinggi ditengah desakan dunia internasional untuk mengungkapkan siapa yang bertanggung jawan atas tewasnya hampir 300 penumpang dalam pesawat Malaysia Airline. Barat mengancam Rusia dengan sanksi yang lebih berat bila mereka terus mendukung kelompok separatis yang dituduh bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat itu.

Pasar juga kini tengah menantikan data inflasi AS untuk mengukur prospek kebijakan the Fed. Kenaikan inflasi mendukung pandangan akan kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan. Sebagai minat beli investor, cadangan di SPDR Gold Trust, reksadana berbasis emas terbesar dunia, mengalami penurunan sebesar 1,8 ton menjadi 803.34 kemarin.

Dari sisi teknikal, harga masih di bawah MA 10, indikasi trend jangka pendek bearish, dengan support berada di $1306. Penembusan support tersebut akan membuka potensi penrunan lanjutan menuju kisaran $1285 – 1292. Trend bearish jangka pendek ini hanya bisa berakhir jika harga mampu bertahan di atas resistance $1318.

Rekomendasi
rekom

Tidak ada komentar: