BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Kamis, 23 Juli 2015

Fokus Ke Laporan Keuangan, Asia Msih Rentan

Nikkei
 
Indeks Nikkei akhiri penguatan enam sesi perdagangan beruntunnya kemarin, menyusul tekanan yang dialami Wall Street. Tekanan datang setelah kinerja keuangan saham teknologi Jepang terhempas imbas dari proyeksi Apple Inc yang di bawah harapan, meski catat laba yang mengesankan. Indeks Nikkei ditutup melemah 248,30 poin, atau 1,19%, ke posisi 20.593,67.

Tekanan terhadap Nikkei belum lepas menyusul jatuhnya Wall Street dan penguatan yen terhadap dollar.

Indeks menjauh dari level penutupan tertingginya sejak 25 Juni, menyusul Nikkei kontrak berjangka Chicago dan Osaka diperdagangankan di kisaran 20650-20680, atau di bawah penutupan spot indeks kemarin 20841. Wall Street belum lepas dari tekanan setelah laporan keuangan perusahaan AS ternama menyebabkan investor berjualan.

Rekomendasi
NKI SIGNAL 23-07-15

Kospi
 
Indeks Kospi jatuh kemarin, karena meningkatnya kembali kecemasan investor akan kenaikan suku bunga the Fed akhir tahun ini. Selain itu, investor lokal menantikan musim laporan kuartal korporat. Penguatan won terhadap dollar ke level terendah dalam dua tahun turut tekan sentimen. Indeks Kospi ditutup melemah 18,89 poin, atau 0,91%, ke posisi 2.064,73.

Tekanan juga dialami indeks Kospi pagi ini, karena pelemahan bursa AS yang memicu profit taking. Selain itu aksi jual asing yang masih terjadi makin membebani laju Kospi. Dengan buruknya kinerja keuangan teknologi itu menjadi sinyalemen saham teknologi AS yang reli sejak Oktober lalu mulai berakhir. Dengan berlalunya even ekonomi penting seperti the Fed, fokus tertuju ke kinerja keuangan korporat.

Rekomendasi
KSI SIGNAL 23-07-15

Hang Seng
 
Indeks Hang Seng mengikuti jejak kejatuhan bursa global, dimana saham-saham teknologi menjadi penyumbang terbesar penurunan. Saham AS melemah setelah akibat laporan keuangan mengecewakan dari beberapa emiten penting. Namun kalangan analis memperkirakan support teknikal kuat Hang Seng berada di 25.000. Indeks Hang Seng ditutup melemah 241,18 poin,  atau 0,94%, ke posisi 25.295,25.

Pergerakan indeks Hang Seng kali ini akan mengikuti jejak bursa utama Asia lainnya yang melemah, pasca reli dalam empat sesi perdagangan beruntun. Dengan meredanya gejolak keuangan di Yunani, menjadikan fokus investor kini pada rencana the Fed untuk menaikkan suku bunga pada September mendatang. Tanpa mengesampingkan sejumlah laporan keuangan. Tapi menjelang itu, masih mengacu pergerakan pada Wall Street.

Rekomendasi
HSI SIGNAL 23-07-15

Tidak ada komentar: