BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Senin, 17 Desember 2012

Pembicaraan jurang fiskal AS belum jelas, emas masih turun

Emas masih terjebak pada pergerakan yang sempit pada perdagangan hari ini di Asia. Investor masih menanti perkembangan negosiasi antara Senat dengan Gedung Putih guna memecahkan masalah jurang fiskal AS.
Hingga minggu kemarin belum ada kepastian mengenai masalah jurang fiskal ini. Ketidakpastian ini membuat harga emas turun dalam tiga minggu berturut-turut. Peran Emas kini sepertinya berubah. Logam mulia tersebut yang sejatinya sebagai safe haven, kini justru bergerak sejalan dengan asset beresiko. Jika perundingan yang menyatakan bahwa jurang fiskal AS bisa dihindari, maka emas bisa bergerak bullish.
Meski saat ini trend emas masih dalam keadaan menurun, namun logam mulia tersebut masih mencatatkan kenaikan tahunannya, dan tetap mencatakan rekor kenaikan selama 12 tahun berturut-turut. Kebijakan stimulus dari beberapa bank sentral menjadi faktor pendorong kenaikan emas di tahun ini.
Dari sisi teknikal, terlihat bahwa trend masih dalam turun setelah harga gagal bertahan di atas area $1.703. Indikator stochastic pun masih menunjukkan potensi bearish. Kami melihat bahwa saat ini emas akan kembali menguji level support di $1.684. Jika ditembus, maka target bearish selanjutnya akan berada di area $1.672.46. Sementara trend positif emas bisa kembali didapat jika harga kembali berbalik naik di atas area $1.703.

Rekomendasi

Tidak ada komentar: