BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Kamis, 05 Desember 2013

Data AS Tak Banyak Bantu Dollar

Meski data ekonomi AS mengesankan, ternyata tidak memberi dorongan berarti ke dollar, yang masih terjebak dalam range yang sama minggu ini. Sedangkan euro stabil menjelang hasil rapat reguler ECB.
Sebenarnya, dollar sempat reli berkat data ketenagakerjaan swasta dan perumahan AS. Tapi diterjang profit taking yang terjadi karena investor ingin menunggu data payroll. ADP Employment Change semalam menunjukkan angka yang fantastis. Data itu menunjukkan lapangan kerja sektor swasta tumbuh 215.000 selama Nopember, lebih tinggi dari prediksi 170.000. Apalagi angka Oktober direvisi menjadi 184.000 dari 130.000. Data lainnya menunjukkan penjualan rumah baru melonjak 25% selama Oktober. Tapi data itu ternyata belum menggugah keyakinan investor baha data payroll juga akan bagus nantinya.
Biro Statistik AS akan mengumumkan data payroll Nopember besok dan munculnya ketidakpastian soal data itu menimbulkan tekanan yang menggerus penguatan dollar. Minggu lalu, sempat muncul berita Kongres mengendus adanya manipulasi pada data payroll Oktober. Angka payroll dapat mempengaruhi persepsi pasar mengenai prospek kebijakan the Fed. Untuk nanti malam, ada data PDB AS kuartal ketiga dan initial jobless claims. Menurut proyeksi, data PDB AS periode itu kemungkinan direvisi naik menjadi 3,0% dari 2,8%.
Aksi ambil untung menghapus penguatan dollar karena investor belum yakin sebelum data payroll diumumkan.  Karena aksi tersebut, dollar gagal lagi keluar dari range-nya. Indeks dollar masih flat di 80,66 setelah menyentuh high 80,95 kemarin. Indeks itu gagal lagi menembus Moving Average 100-nya, yang membuatnya masih terjebak dalam range 80,40 dan 81,15. Terhadap yen, dollar memasuki koreksi hari ketiga dari level tertinggi dalam tujuh bulan. Posisinya kini di 102,34 dengan support masih di 101,50 dan resistance di 103,15. Atas franc, dollar diperdagangkan di 0,9024 setelah melemah 0,4%, support kini di 0,9000.
Sementara itu, euro diperdagangkan di $1,3582 menjelang rapat reguler ECB. Suku bunga diperkirakan tetap 0,25% tapi pasar menunggu adanya kemungkinan ECB menyinggung soal kebijakan lain seperti bunga negative atau LTRO. Range pergerakan masih sama, $1,3500 dan $1,3620. Even itu mungkin bisa membuat euro menembus salah satunya. Sterling diperdagangkan di $1,6374 menjelang hasil rapat BOE. Dalam kondisi overbought, diperlukan katalis yang kuat agar sterling bisa menembus resistance-nya.
Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 05-12-13
USD-JPY
JPY SIGNAL 05-12-13
GBP-USD
GBP SIGNAL 05-12-13
USD-CHF
CHF SIGNAL 05-12-13
AUD-USD
AUD SIGNAL 05-12-13

Tidak ada komentar: