BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Kamis, 05 Desember 2013

Fed: Pertumbuhan Ekonomi Amerika Saat “Shutdown” Moderat

Berdasarkan Federal Reserve survei yang dilaporkan pada hari Rabu kemarin ditemukan kesimpulan bahwa kondisi ekonomi Amerika saat pemerintahan Amerika alami shutdown selama 16 hari alami pertumbuhan stabil pada tingkat moderat di sejumlah wilayah dari periode Oktober hingga akhir November.
The FedFed menyatakan sebanyak tujuh dari 12 wilayah distrik Fed tunjukkan pertumbuhan ekonomi moderate. Empat wilayah yaitu Philadelphia, Chicago, Kansas City dan San Francisco alami pertumbuhan modest. Sedangkan Boston dilaporkan bahwa wilayah tersebut masih terus lanjutkan ekspansi ekonominya.
Manufaktur alami penguatan disebagian wilayah distrik Fed, yang terbantu oleh tingginya produksi mobil, truk dan produk-produk teknologi tinggi. Jumlah belanja konsumen juga alami peningkatan belanja di sebagian besar wilayah, perusahaan retail di harapkan akan mampu mendongkrak konsumsi masyarakat disaat liburan. Jumlah penyerapan tenaga kerja alami peningkatan di lima distrik, sedangkan tujuh lainnya alami sedikit perubahan.
Beige Book survey, dikenal juga sebagai laporan bisnis berbentuk anekdot.
Sebagian besar ekonom yakin bahwa Fed belum akan lakukan perubahan apapun terhadap kebijakan tingkat suku bunganya pada pertemuaan Fed yang akan di lakukan 17-18 Desember mendatang. Dan para ekonom tersebut juga sangat yakin Fed belum akan tarik stimulus pembelian surat hutang senilai $85 milliar per bulan.
Tetapi walaupun demikian, sebagian besar analis saat ini berpikir bahwa jika data non-farm payrolls yang rilis hari Jum’at ini tunjukkan hasil yang sangat positip, maka tidak tertutup kemungkinan bank sentral akan tarik dana stimulusnya pada bulan Desember ini.
Pada pertengahan tahun ini, yaitu pada bulan Juni, Fed Chairman Ben Bernanke menyatakan bahwa Fed kemungkinan besar hanya akan kurangi alokasi dana stimulus pada akhir tahun ini, dengan syarat kondisi ekonomi dan pasar tenaga kerja terus alami peningkatan. Dan berdasarkan hasil dari FOMC minutes dari pertemuan bulan Oktober para penentu kebijakan Fed perkirakan bahwa pasar tenaga kerja akan alami peningkatan, yang akan menjadi jaminan penting bagi Fed untuk mulai kurangi alokasi dana stimulusnya.
Penyerapan tenaga kerja terus alami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Penyerapan tanaga kerja Amerika saat ini memiliki rata-rata sebanyak 202.000 orang per bulan dengan periode penghitungan Agustus sampai dengan Oktober, alami kenaikan di bandingkan rata-rata sebesar 146.000 orang untuk periode Mei sampai dengan Juni.
Pada saat yang sama ekonomi Amerika juga alami pertumbuhan. Pertumbuhan ekonomi Amerika untuk periode Juli sampai dengan September adalah 2,8 persen. Tetapi untuk kuartal terakhir tahun ini para analis perkirakan pertumbuhan ekonomi akan melambat menjadi di kisaran 2 persen.

Tidak ada komentar: