BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Rabu, 19 Februari 2014

Dollar Jatuh Lagi, Euro Uji $1,38

Dollar jatuh lagi, gagal melanjutkan penguatan yang diraih Senin, menyusul data manufaktur yang buruk berita banyak investor asing yang menjual aset AS. Kejatuhan dollar itu mendorong euro, yang mencatat kenaikan untuk empat sesi berturut-turut dan kini menguji level $1,38.
Dollar terpuruk ke level terendah dalam dua bulan setelah data manufaktur New York yang mengecewakan. Empire manufacturing turun ke 4,48 di Februari dari 12,51 di Januari, mencerminkan penurunan aktivitas akibat cuaca dingin ekstrim. New York menjadi salah satu kawasan yang diterpa suhu dingin dan salju tebal. Data ini menjadi satu indikator kesehatan sektor manufaktur nasional yang terangkum dalam indeks bulanan buatan ISM. Data lainnya, NAHB Housing Index, turun ke 46 dari 56, mengindikasikan sektor perumahan turut lesu.
Dollar juga tertekan karena laporan yang menyebutkan arus dana keluar bersih (net outflow) dari saham AS selama 2013 mencapai $214 miliar. Berbeda dengan zona euro, yang berhasil menarik dana ke saham sebesar 111 miliar euro. Padahal indeks saham AS mencetak rekor di tahun itu. Di saat yang sama, zona euro menikmati surplus transaksi berjalan 216 miliar euro di 2013, sedangkan AS mencatat defisit hampir $400 miliar.
Salah satu fokus pasar hari ini adalah FOMC Minutes, yang diharapkan dapat memberi kejelasan mengenai prospek kebijakan moneter AS, terutama masalah taper. PAsar ingin mengetahui apakah isu minutes itu menyinggung kemungkinan berlanjutnya taper atau ditunda. Minutes itu mungkin dapat mempengaruhi pergerakan  greenback.
Indeks dollar berada di 80,00 setelah melemah 0,2% kemarin. Indeks itu sempat jatuh ke 79,94 atau terendah sejak 27 Desember. Support terdekat ada di 79,80, bila jatuh ke sana, indeks bisa mendekati 79,72 (low 27/12). Terhadap yen, dollar stabil di 102,22 setelah reli kemarin karena keputusan BOJ menambah pinjaman siaga ke bank. Namun, lajunya mulai sirna menjelang Minutes. Resistance terdekat ada di 102,70, sedangkan support di 101,70. Atas franc, dollar stabil di 0,8875, bergerak antara 0,8850 dan 0,8920.
Euro diperdagangkan di $1,3760 setelah reli 0,7% kemarin meski data indeks sentimen investor Jerman buruk. Indeks sentimen ZEW turun ke 55,7 di Februari dari 61,7 di Januari. euro sempat menyentuh $1,3770, tertinggi sejak 31 Desember, dan kini sedang menguji level $1,3800. Bila berhasil, euro akan mencoba ke $1,3830. Support terdekat ada di $1,3730, bila ditembus bisa ke $1,3700. Sterling stabil di $1,6682 setelah koreksi untuk dua sesi berturut-turut. Koreksi ini terjadi setelah data inflasi Inggris kemarin di bawah perkiraan.  Sterling masih bergerak dalam rentang $1,6730 dan $1,6600. Untuk hari ini, ada data ketenagakerjaan Inggris dan BOE Minutes.

Rekomendasi
 
EUR-USD

EUR SIGNAL 19-02-14

USD-JPY

GBP SIGNAL 19-02-14

GBP-USD

GBP SIGNAL 19-02-14

USD-CHF

CHF SIGNAL 19-02-14

AUD-USD

AUD SIGNAL 19-02-14

Tidak ada komentar: