BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Kamis, 24 April 2014

Meski Naik, Emas Masih Rentan

Emas naik hari ini di tengah eskalasi ketegangan di Ukraina dan menyusul data ekonomi AS yang mengecewakan. Namun kenaikan ini masih rentan mengingat permintaan masih lesu.

Emas menguat setelah data dari Departemen Perdagangan AS yang menunjukkan penjualan rumah baru anjlok ke level terendah dalam delapan bulan di Maret, mengindikasikan kemunduran dalam pemulihan sektor perumahan. New home sales turun 14,5% di bulan itu. Data ini datang setelah serangkaian data lain yang menunjukkan perbaikan ekonomi.

Logam mulia itu juga mendapat dorongan dari geopolitik terkait Ukraina. Rusia menuduh AS berperan dalam kisruh politik di Ukraina dan. Moskow juga menegaskan siap membela warganya bila Kiev melanjutkan operasi militer untuk melucuti militan. Namun efek isu Ukraina tidak sebesar sebelumnya, mengingat belum ada tanda-tanda konflik menyebar lebih luas dari wilayah Ukraina.

Emas masih kesulitan menanjak lebih jauh karena kondisi permintaan yang masih lesu. Permintaan fisik di Asia, yang biasanya memberi topangan ke harga, belum datang lagi karena kejatuhan harga kemarin belum mampu mengangkat minat beli. Sepertinya banyak yang masih menunggu harga jatuh lebih dalam. Permintaan masih rendah di China karena depresiasi yuan membuat emas menjadi lebih mahal. Renminbi jatuh ke level terendah dalam 16 bulan atas dollar. Juga mencerminkan masih rendahnya minat beli, cadangan emas di SPDR Gold Trust tetap di 792,14 metrik ton, terendah sejak 28 Januari.

Dalam perdagangan hari ini, emas naik 0,1% ke 1286,76. Emas masih bertahan di atas support $1275. Namun kondisi bullish baru terlihat bila harga sudah menembus level psikologis $1300. Bila akhirnya jatuh ke bawah support itu, harga terancam ke $1265.

Rekomendasi
XAU SIGNAL 24-04-14

Tidak ada komentar: