BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Senin, 22 Juni 2015

Perkembangan Positif Yunani Hambat Emas

Emas masih bertengger dekat level tertinggi satu bulan hari ini, setelah minggu lalu menguat tajam berkat berkurangnya kekhawatiran mengenai kenaikan suku bunga the Fed yang lebih cepat dari perkiraan. Namun, kenaikan emas sepertinya akan terbatas menyusul perkembangan positif dalam perundingan krisis utang Yunani.

Harga emas terkoreksi pada perdagangan hari ini di Asia, namun masih dekat level $1205,50, level tertinggi sejak 26 Mei yang dicetak minggu lalu.

Emas menguat minggu lalu karena melemanhya dollar setelah pernytaan ketua the Fed, Janet Yellen, yang mengatakan kalau suku bunga hanya bisa naik jika lapangan kerja membaik dan inflasi kembali ke target.

Emas juga naik setelah meningkatnya permintaan safe haven di tengah kekhawatiran investor mengenai krisis utang Yunani, yang bisa mengancam Negara tersebut default dan keluar dari zona euro. Namun, kekhawatiran tersebut kini mulai meredup setelah perdana menteri Yunani, Alexis Tsipras menawarkan paket baru kepada kreditor, menunjukkan keinginan untuk kompromi. Hal itu memberikan harapan adanya deal dalam pertemuan darurat hari ini. Perkembangan positif dari Yunani tersebut bisa saja mengancam peran safe haven emas.

Dari sisi teknikal, harga masih bertahan di atas MA 10 dan 55, indikasi trend jangka pendek masih bullish. meski begitu, indikator stochastic mulai terlihat overbought, indikasi kenaikan mulai terbatas. Harga pun masih tertahan di resistance $1205,55. Jika resistance tersebut kembali gagal ditembus, ada potensi koreksi untuk kembali ke area support di kisaran $1189 – $1195. Trend bullish yang tengah terbentuk saat ini akan berakhir jika harga kemudian ditutup di bawah support tersebut.

Rekomendasi
rekom

Tidak ada komentar: