BRANCH OFFICE BANDUNG

BRANCH OFFICE BANDUNG
JL. WR. SUPRATMAN No. 21 BANDUNG

Rabu, 22 Juli 2015

Wall Street Tumbang, Asia ikut Tertekan

Saham Asia menghadapi tekanan aksi jual hari ini menyusul kejatuhan Wall Street akibat laporan keuangan mengecewakan dari beberapa emiten penting.
TSE
Semalam, Wall Street terdampar di zona merah setelah laporan keuangan perusahaan AS ternama menyebabkan investor berjualan.

Di tengah aksi jual, ketiga indeks utama AS mencatat koreksi pertama dalam empat sesi. Sejak awal perdagangan, indeks merosot setelah investor bereaksi pada laporan IBM dan United Technologies. Indeks Dow Jones jatuh 1% dan indeks S&P 500 turun 0,43%.

Setelah penutupan bursa, Apple dan Microsoft mengumumkan laporan keuangan. Apple mencatat kenaikan laba 38% tapi memberi proyeksi yang rendah. Sedangkan Microsoft mencatat kerugian bersih $3,2 miliar di kuartal kedua akibat writedown Nokia. Kejatuhan dua raksasa teknologi ini bisa berdampak pada performa nanti malam.

Dengan berlalunya even ekonomi penting seperti the Fed, fokus pasar tertuju ke kinerja keuangan korporat.

Sejauh ini, baru 12% komponen S&P 500 yang sudah melaporkan kinerja. Untuk nanti malam, emiten yang mengumumkan laporan keuangan antara lain Boeing Co dan Coca Cola. Setelah penutupan bursa, ada American Express dan Qualcomm.

Investor di bursa saham regional sedang menantikan laporan keuangan. Tapi menjelang itu, masih mengacu pergerakan pada Wall Street. Di Jepang, indeks Nikkei anjlok 1,2%, turut ditekan oleh penguatan yen.

Indeks tersebut menyentuh level tertinggi dalam 18 tahun kemarin karena optimisme mengenai laporan keuangan emiten. Di Korsel, indeks Kospi melemah 0,86%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng tersungkur 1%. Indeks Singapura STI merosot 0,23%. Di Indonesia, IHSG dibuka menguat 0,23%.

Tidak ada komentar: